Dishubkominfo Segera Lakukan Uji Kir Kendaraan Newmont

Dishubkominfo Segera Lakukan Uji Kir Kendaraan Newmont

Taliwang, KOBAR – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) telah menyusun jadwal untuk melakukan uji kir terhadap seluruh kendaraan yang dioperasionalkan PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT). Jika tidak ada kendala, minggu depan sudah dimulai tahapannya.

Kepala Dishubkominfo, Manawari S.Sos yang dikonfirmasi melalui selularnya mengatakan, untuk melakukan pengujian kendaraan milik perusahaan, Dishubkominfo harus membentuk tim khusus, karena pengujian akan dilakukan di lokasi milik perusahaan, mengingat kendaraan itu tidak memungkinkan untuk didatangkan ke lokasi balai uji.

“Saya bisa pastikan bahwa uji kir kendaraan milik perusahaan itu akan dilakukan di lokasi aktifitas perusahaan, mengingat ada alat berat juga yang harus mengikuti proses pengujian, jadi mustahil harus dibawah ke tempat pengujian milik Dishubkominfo,” ucap Manawari.

Diakui Manawari jika alat pengujian serta tenaga lingkup Dishubkominfo sudah memenuhi syarat untuk melakukan pengujian terhadap kendaraan milik perusahaan, jadi saat jadwal nanti selain alat berat, tim juga akan melakukan pengujian kendaraan pengangkut barang dan mobil pengangkut penumpang milik perusahaan, “Jumlah kendaraan yang akan diuji cukup banyak, jadi berapa jumlah total kita lihat setelah pelaksanaan pengujian berakhir,” terang Manawari.

Pada kesempatan itu Manawari juga menegaskan, hasil atas pengujian kendaraan yang dilakukan nanti murni menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD), karena pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tidak lagi numpang uji melalui kabupaten lain. “Bisa dibilang ini pertama kali pengujian kendaraan dilakukan murni oleh pemerintah KSB, sehingga bisa dipastikan ada tambahan PAD untuk pemerintah yang cukup signifikan,” tandas Manawari yang tidak merinci berapa jumlah akhir nantinya.

Manawari juga membantah jika dikatakan uji kir terlambat dilakukan, apalagi dikaitkan dengan keputusan kahar dari perusahaan, sebab pengujian kendaraan operasional yang dilakukan setiap 6 bulan itu tidak akan terpengaruh dengan apapun yang terjadi. “Jadwal awal yang kami tetapkan pada bulan ini, jadi tidak benar kalau dikatakan terlambat atau terkesan memperlambat proses,” timpal Manawari.

Harapan besar yang disampaikan Manawari, semoga pihak perusahaan juga sudah mempersiapkan fasilitas lokasi khususnya, agar tahapan pengujian bisa berjalan lancar dan tidak memakan waktu lama, mengingat kendaraan yang akan diuji tidak sedikit nantinya. “Saya sendiri tetap intens membangun komunikasi dengan perusahaan untuk membahas persiapan dilakukan uji kir seluruh kendaraan,” terang Manawari. (kimt)

Don`t copy text!