fbpx
Pernikahan Usia Dini di Maluk Meningkat

Pernikahan Usia Dini di Maluk Meningkat

Maluk, KOBAR – Pernikahan usia dini atau perkawinan anak di Kecamatan Maluk dilaporkan meningkat. Hal itu terjadi diduga akibat pengaruh dan dampak negatif dari keberadaan sejumlah tempat hiburan malam di Maluk.

Pembantu Pencatatan Pelaporan Akta Nikah (P3AN) Kecamatan Maluk, Nursim, saat ditemui awak media ini, Senin, (13/10), menyampaikan, bahwa ada peningkatan pernikahan pada usia 17 tahun, dan bahkan ada yang masih berusia 15 tahun melangsungkan pernikahan. Kejadian itu diakuinya sebagai dampak dari pengaruh lingkungan setempat.

“Ada kesan anak-anak ingin mencoba berhubungan badan, sehingga saat berusia dini atau masih pada usia belajar mereka hamil dan terpaksa harus dinikahkan,” ucap Nursim.

Untuk pernikahan itu sendiri, tuturnya, P3AN tidak bisa memberikan buku nikah. Karena hal itu tidak dibenarkan dalam aturan atau sama dengan menyalahi aturan.

“Kami hanya bisa menjadi saksi atas pernikahan itu. Kalau administrasi untuk mengeluarkan buku nikah tidak bisa dilaksanakan,” aku Nursim.

Nursim berharap peranan semua pihak, termasuk sekolah untuk menjaga terjadinya pernikahan dini. Jika langkah cepat dan tepat tidak dilakukan, bisa jadi akan terus bertambah angka terjadinya pernikahan di bawah umur.

“Mari kita sama-sama menjaga dan menekankan kepada anak-anak untuk menjaga hubungan. Karena pernikahan sebelum waktunya akan merusak masa depan mereka itu sendiri, karena memang belum waktunya,” pungkasnya. (kimt)

Don`t copy text!