PLTG Amman Mineral Segera Dibangun, Bakal Serap 1.500 Orang Tenaga Kerja

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

PLTG Amman Mineral Segera Dibangun, Bakal Serap 1.500 Orang Tenaga Kerja - H W Musyafirin - Bupati Sumbawa Barat

PLTG Amman Mineral Segera Dibangun, Bakal Serap 1.500 Orang Tenaga Kerja

Bupati: Jangan Sampai Jadi Penonton di Negeri Sendiri

Taliwang, KOBARKSB.com –  Guna meningkatkan pasokan listrik untuk kebutuhan penambangan, pengolahan, dan peleburan mineral di Tambang Batu Hijau Sumbawa Barat. PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Siklus Gabungan Hijau-1 (Proyek BHCCPP-1) yang berbasis gas atau Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

“Pembangkit Listrik Tenaga Gas 450 MW sudah selesai ditender dan akan segera dibangun. Kedepannya, proyek ini akan membutuhkan tenaga kerja sebanyak 1.500 orang,” ungkap H W Musyafirin, Bupati Sumbawa Barat, kepada awak media, Selasa, (20/9).

Disamping itu, lanjut Bupati, proyek pembangunan Smelter Amman Mineral pun tetap terus berjalan. Proyek-proyek tersebut, kata Bupati, membuat perekonomian di sekitar tambang batu hijau semakin bergeliat.

H W Musyafirin

“Sekarang ini di Kecamatan Maluk, aktivitas ekonomi sudah mulai menggeliat. Banyak sekali kegiatan yang sudah dilakukan di sana. Insya Allah pembangunan Smelter sudah dimulai dengan pembangunan camp karyawan, dan Insya Allah Oktober tahun ini sudah mulai groundbreaking. Kemudian pembangunan Bandara di Desa Kiantar sekarang sudah dilakukan pemagaran, dan sedang dalam proses tender. Insya Allah di akhir bulan ini sudah dapat dimulai groundbreaking,” ujar Bupati.

Terhadap hal itu, Bupati berpesan, agar masyarakat Sumbawa Barat menyiapkan diri menyongsong arus investasi tersebut, agar tidak menjadi penonton di negeri sendiri.

“Kita harus menyiapkan diri, sehingga apa yang menjadi kecemasan dalam diri kita bahwa kita akan menjadi penonton di negeri sendiri tidak akan terjadi,” tandas Bupati Sumbawa Barat.

Sehari sebelumnya, Senin, (19/9), PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dilaporkan telah menunjuk Jurong Engineering Limited (JEL) untuk melakukan pengadaan dan PT Jurong Engineering Lestari (PT JEL) untuk pengadaan dan konstruksi lump sum turnkey engineering Pembangkit Listrik Tenaga Siklus Gabungan Hijau-1 (Proyek BHCCPP-1), yang berbasis gas atau Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

JEL adalah pemasok peralatan dan penyedia layanan offshore terkait untuk pembangkit listrik berbasis gas yang akan menghasilkan 450 MW (gross). Lingkup pekerjaan JEL terdiri dari penyediaan dan pengiriman peralatan besar dan teknik untuk pabrik.

BHCCPP-1 akan dibangun sebagai bagian dari strategi AMMAN dalam meningkatkan pasokan listrik yang dapat mendukung kegiatan operasional yang terus berkembang. Termasuk penambangan, pengolahan, dan peleburan mineral di Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Konfigurasi plant dibangun 2 blok, yang terdiri dari 3 generator turbin gas, 3 generator uap pemulihan panas dan 1 turbin uap. Efisiensi termalnya akan menjadi salah satu yang tertinggi di kawasan ini untuk pembangkit listrik industri.

“Kami bangga menjadi salah satu perusahaan pertama di kawasan ini, yang beralih ke gas, sumber energi yang lebih bersih dengan emisi karbon yang lebih rendah. AMMAN menggunakan turbin gas paling efisien serta teknologi mutakhir untuk low-NOx burner untuk memastikan bahwa kami mematuhi pedoman emisi lingkungan yang paling ketat, seperti standar Eropa atau IFC/World Bank,” kata Rachmat Makkasau, Presiden Direktur AMMAN. (kdon)

About Post Author

Don`t copy text!