Banyak CTKI Sengaja Memalsukan Umur dan KTP

Banyak CTKI Sengaja Memalsukan Umur dan KTP

Taliwang, KOBAR – Praktik pemalsuan persyaratan untuk pemberangkatan Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) ke luar negeri masih saja terus terjadi. Buktinya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transsmigrasi (Disosnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) banyak membatalkan permohonan pemberangkatan CTKI.

Berdasarkan data Disosnakertrans KSB modus praktik pemalsuan persyaratan yang paling marak ditemukan selama ini ada dua. Pertama pemalsuan umur CTKI di bawah umur dan kedua kartu identitas (KTP) CTKI. “Ada sekitar 10 persen dari pengajuan permohonan pemberangkatan yang kita batalkan. Karena tidak memenuhi persyaratan di mana rata-rata praktiknya pemalsuan umur dan KTP bodong,” terang kepala Disosnakertrans KSB H Abdul Hamid, M.Pd kepada wartawan.

Untuk menutup ruang permainan pemalsuan persyaratan terutama syarat umur, Disosnakertrans telah berkoordinasi dengan dinas terkait. Dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) yang bertugas menerbitkan KTP yang menjadi bukti untuk mengetahui identitas CTKI. “Kami minta kepada Disdukcapil agar selektif menerbitkan KTP, karena kita banyak temukan yang datanya dipalsukan untuk tujuan mengelabui proses pengiriman CTKI,” kata Hamid.

Ia menjelaskan, permohonan pemberangkatan CTKI yang difasilitasi oleh PJTKI harus melalui sejumlah prosedur dan tahapan. Mulai dari pemeriksaan persyaratan administrasi hingga pengecekan kecakapan untuk mengetahui CTKI bersangkutan telah siap kerja di negara tujuan yang dilakukan oleh tim seleksi dinas. “Tugas kita juga memastikan CTKI yang diberangkatkan siap kerja dan memiliki skill (keterampilan) sesuai dengan pekerjaan yang akan dilakoninya di negara penempatan,” tandasnya. “Nah karena tidak memiliki skill yang sesuai, ada juga yang kita batalkan keberangkatannya. Karena percuma saja kalau kemudian sampai di sana tidak bisa bekerja,” sambungnya.

Animo warga KSB untuk bekerja ke luar negeri sejauh ini tetap tinggi. Berdasarkan data Disosnakertrans KSB sepanjang tahun 2014 ini tercatat sebanyak 660 orang yang sudah diberangkatkan. Adapun tujuan negara bekerja mereka diantaranya Oman, Bahrain, Qatar dan Hongkong. (kimt)

Don`t copy text!