F-PAN Awasi Penerbitan SKTT

F-PAN Awasi Penerbitan SKTT

Taliwang, KOBAR – Langkah yang dilakukan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dengan memberikan denda maksimal terhadap para pekerja asing yang terlambat melakukan pengurusan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) mendapat dukungan dari Fraksi Partai Amanan Nasional (F-PAN).

F-PAN juga mengaku akan melakukan pengawasan terhadap mekanisme penarikan SKTT, sehingga tenaga kerja asing tidak merasa dirugikan dan pemerintah bisa maksimal melaksanakan aturan yang menjadi pijakan dalam penetapan pembayaran denda terhadap keterlabatan pengurusan SKTT.

Ketua F-PAN, Muhammad Hatta yang dikonfirmasi melalui selularnya mengatakan, apa yang telah dilakukan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Didukcapil) memang harus kita berikan apresiasi, tinggal sekarang sejauhmana mampu mengejar dan mengidentifikasi keberadaan para tenaga kerja asing. “Jika melihat angka pendapatan dari penarikan SKTT sangat luar biasa dan wajib kita suport,” tandas Hata sapaannya.

Hatta mengaku kalau pengawasan terhadap penarikan retribusi seperti itu wajib dilakukan, karena cukup membuka ruang terjadinya kerugian negara, jadi selain memberikan dukungan untuk melakukan proses penarikan denda, F-PAN juga akan melakukan pengawasan.

Masih keterangan Hata, penerapan denda dalam bentuk uang bukan satu-satunya sanksi yang harus dikenakan kepada para tenaga kerja asing, jadi harus dilakukan evaluasi sanksi lainnya, sehingga kedepan tidak ada lagi tenaga kerja asing yang harus diberikan warning terlebih dahulu baru melakukan pengurusan SKTT.

Hatta juga merasa yakin masih banyak tenaga kerja asing yang belum melakukan pengurusan SKTT, termasuk yang berada di luar kawasan lingkar tambang, jadi diminta kepada Didukcapil untuk membangun komunikasi dengan beberapa perusahaan yang diketahui mempekerjakan orang asing.

“Saya berharap Didukcapil membuka akses informasi untuk mendapatkan laporan masyarakat, karena bisa jadi ada perusahaan yang memiliki tenaga kerja asing, tetapi tidak mau mengekposnya, jadi kalau ada ruang informasi bisa mendapatkan laporan dari berbagai pihak,” harap Hatta. (kimt)

Don`t copy text!