fbpx
Tim Terpadu PETI Segera Beroperasi Kembali

Tim Terpadu PETI Segera Beroperasi Kembali

Taliwang – Tim terpadu yang akan menangani Penambangan Tanpa Ijin (PETI) akan segera merampungkan jadwal kerja. Rencananya, pertemuan dalam merampungkan jadwal kerja akan dilaksanakan pada Selasa (13/3) Minggu mendatang.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Kebudayaan dan Pariwisata (ESDM Budpar), Drs Hajamuddin, MM yang dikonfirmasi mengaku, jadwal kerja yang akan dibahas nanti pasti melibatkan seluruh pihak yang terkait dalam lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Jadwal kerja ini sangat penting untuk dijadikan acuan tim dalam melaksanakan kegiatan, terutama dalam menyadarkan masyarakat pelaku penambangan, bahwa aksi penambangan yang dilakukan saat ini, baik yang di Pakirum maupun di Kecamatan Sekongkang melanggar aturan perundang-undangan.

“Pelanggaran yang dilakukan masyarakat tidak dapat ditolerir, jadi pemerintah harus menyadarkan masyarakat. Bentuk penanganan yang akan dilakukan tim terpadu terhadap para pelaku PETI masih dalam taraf persuasif, target yang diinginkan pemerintah adalah meningkatkan kesadaran, bahwa aktifitas PETI bukan hanya melanggar aturan, tetapi juga mengancam lingkungan hidup yang akan diwariskan kepada generasi mendatang,” kata Haja.

Menurutnya, bahwa Kecamatan Sekongkang termasuk obyek vital Negara dan kawasan pencanangan Negara yang tidak boleh dimasuki oleh masyarakat, hanya saja pemerintah masih harus mengambil langkah persuasif untuk menghentikan aktifitas di lokasi itu. Langkah yang dilakukan bukan bentuk ketidak tegasan pemerintah KSB.

Hajamuddin tidak membantah, jika ada target untuk menghapus atau meniadakan aktifitas PETI. Dimana akan tertuang dalam jadwal kerja tersebut.

“Enam bulan mendatang, minimal 75 persen aktifitas PETI baik di kecamatan Taliwang maupun di kecamatan Sekongkang sudah tidak terlihat, kemudian tiga bulan berikutnya, seluruh kawasan Bumi Pariri Lema Bariri diharapkan masyarakat sudah mulai sadar dan tidak lagi menjadi pelaku PETI,” tegas Kadis ESDM.

Dalam mencapai target, ia menegaskan, perlu ada dukungan dari seluruh komponen masyarakat, karena komunikasi antar masyarakat cukup lebih signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat itu sendiri.

“Kami berharap dukungan dari semua masyarakat untuk ikut menyadarkan masyarakat pelaku PETI, termasuk para politisi.” pungkas Hajam. [rm]

Don`t copy text!