Taliwang, KOBARKSB.com – Pemandangan rak-rak kosong di gerai ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret kini menghiasi sudut-sudut Kota Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Sudah berhari-hari, komoditas minyak goreng seolah ‘gaib’ dari peredaran, memicu kepanikan dan keluhan dari kalangan ibu rumah tangga hingga pedagang kecil.
Kondisi ini memicu reaksi keras dari warga. Farida, salah seorang warga Taliwang, mengaku sangat kecewa setelah berkeliling mencari minyak goreng namun tidak membuahkan hasil.
“Niatnya sampai rumah mau masak pisang goreng bawa dari kebun, eh ternyata minyak habis. Saya cari ke Alfa dekat rumah kosong, keliling ke Alfa dan Indo semua nggak ada. Merek apapun nggak ketemu,” keluh Farida dengan nada kesal, saat bertemu awak media ini, Minggu, (5/4).
Ia merasa heran karena menurut informasi dari teman dan kerabatnya di luar daerah, stok minyak goreng justru melimpah dengan harga normal. “Saya tanya teman-teman di Mataram, di Lotim, dan kerabat di Sumbawa Besar, di sana aman dan harganya normal. Kenapa cuma di KSB yang langka? Jangan sampai ada yang sengaja borong dan menimbun supaya dibilang langka, lalu harganya dinaikkan semaunya,” tambahnya.
Senada dengan Farida, di tempat berbeda, Hadija melihat adanya kejanggalan di lapangan. Menurutnya, stok di pasar tradisional sebenarnya masih tersedia dengan harga stabil, namun kelangkaan justru terjadi di ritel modern dan toko-toko di dalam kota. “Stok di pasar masih aman, harga normal. Cuma di dalam kota saja yang dibuat langka-langka begini,” cetusnya.
Kondisi ini menurutnya, diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk meraup keuntungan di atas penderitaan rakyat. Nihla, warga lainnya, mengaku sempat mencari minyak sampai kelelahan, namun justru menemukan pemandangan mengejutkan di media sosial.
“Tadi nyari sampai capek nggak ketemu-ketemu. Eh, pas sampai rumah buka Facebook, malah ada yang jual dengan harga di luar nalar. Matam dunia kasebe sak pe (dunia rasanya terbalik melihat tingkah orang),” ujar Nihla.
Dampak kelangkaan ini paling dirasakan oleh para pelaku UMKM. Suryani, seorang pedagang lalapan, mengaku sangat terpukul karena minyak goreng adalah kebutuhan pokok usahanya. “Sama seperti saya, jualan lalapan butuh banget minyak. Keliling seantero KSB kosong semua,” ungkapnya.
Kelangkaan ini rupanya tidak hanya terjadi di Taliwang, namun meluas hingga ke wilayah Jereweh dan Seteluk. Di Jereweh, fenomena panic buying mulai terlihat. Melly, warga Jereweh, melaporkan bahwa mereka yang memiliki uang mulai memborong stok minyak dalam jumlah besar karena takut harga akan melonjak drastis.
“Di Jereweh juga langka. Warga pada panik, yang punya uang borong stok berdos-dos. Kasihan rakyat kecil yang cuma buat masak hari ini saja harus muter-muter cari ke kios kecil dengan harga yang sudah naik drastis. Som Sanga tu laung (kasihan sekali),” kata Melly.
Ia berharap Pemerintah Daerah melalui dinas terkait segera turun tangan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke gudang-gudang distributor dan ritel. Ia khawatir sejarah kelangkaan minyak goreng beberapa tahun lalu yang mengharuskan penggunaan KTP untuk membeli akan terulang kembali.
“Mohon ditindaklanjuti oleh dinas. Jangan sampai ada oknum yang menimbun dan sengaja menjual mahal saat masyarakat panik. Kami butuh solusi segera, jangan biarkan rakyat kecil menderita karena ulah segelintir orang,” pungkasnya. (klar)
About The Author
Trending
- 82
Adalah suatu kebanggaan tersendiri menjadi warga Nusa Tenggara Barat (NTB). Bagaimana tidak! Hampir semua event balap motor yang paling populer di dunia diselenggarakan di 2 pulau besar yang ada di provinsi ini, yakni, Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Hal itu dipastikan oleh Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, kemarin, bahwa mulai tahun depan,… - 82
Maluk, KOBARKSB.com - Untuk memastikan tata kelola Proyek Smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), berjalan efektif dan akuntabel. Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dilaporkan telah turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan terhadap PSN yang terletak… - 81
Sumbawa, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian sosialnya di tengah masyarakat. Selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini, perusahaan mendonasikan sebanyak 5.760 paket sembako untuk masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa. Penyerahan bantuan bertajuk "Donasi Paket Sembako Ramadan 1447 H" ini diserahkan langsung… - 80
Taliwang, KOBARKSB.com - Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah. Penghargaan ini diserahkan dalam Apel Syukur yang berlangsung di Lapangan Graha Fitrah, Taliwang, pada Senin (20/01/2025). Apel Syukur, yang merupakan tradisi bulanan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dihadiri… - 79
Sumbawa, KOBARKSB.com - Dalam setahun (Tahun 2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan 2 bendungan raksasa di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yakni, Bendungan Bintang Bano dan Bendungan Beringin Sila di Pulau Sumbawa. Menurut laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), bahwa per Januari 2022, NTB tercatat menjadi Provinsi yang… - 78
Jakarta, KOBARKSB.com - UNICEF Indonesia mengumumkan, bahwa sejak pandemi Covid-19 angka anak putus sekolah di Indonesia kembali meningkat. Telah mencapai angka 4,3 juta orang anak. “Sebenarnya sebelum pandemi, UNICEF sudah berhasil membantu Pemerintah Indonesia menurunkan angka anak tidak sekolah. Tapi ternyata ada pandemi, angkanya naik lagi jadi 4,3 juta,” beber…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.



Komentar