Maluk, KOBARKSB.com – Penantian panjang selama hampir dua dekade bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akhirnya terbayar lunas. Sejarah baru tercipta ketika SMPN 1 Maluk dan SDN 2 Seteluk secara resmi menyandang predikat Sekolah Adiwiyata Nasional atas capaian mereka pada Desember 2025 lalu. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan sektor industri mampu melahirkan perubahan fundamental dalam pelestarian lingkungan.
Keberhasilan dua sekolah ini menembus kancah nasional tidak terjadi secara instan, melainkan buah dari pendampingan konsisten PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN). Melalui Program Pengelolaan Sampah di Sekolah (PPSS) dan inisiatif Clean Up Day, perusahaan tambang ini membantu sekolah membangun budaya sadar lingkungan yang tidak hanya terpaku pada kebersihan fisik, tetapi juga perubahan perilaku.
Vice President Policy & Permitting sekaligus Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, menegaskan bahwa inisiatif ini dirancang untuk menanamkan karakter sejak dini. Menurutnya, perubahan besar selalu bermula dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten, seperti membiasakan siswa dan orang tua memilah sampah.
“Melalui PPSS, kami ingin membangun kebiasaan baru sejak dini, di mana siswa dan orang tua terbiasa memilah sampah dan menjaga lingkungan, sekaligus membuka peluang pemberdayaan sekolah. Kami berharap sekolah memiliki penerapan keberlanjutan yang baik dan kehidupan yang sehat, sekaligus menjadi garda depan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Priyo, Rabu (28/1).
Dampak dari program yang dijalankan di enam sekolah di KSB ini pun mulai terasa nyata. Sekolah kini bukan sekadar tempat belajar akademik, tetapi bertransformasi menjadi laboratorium lingkungan hidup. Sampah organik yang dulunya menjadi masalah, kini diolah mandiri menjadi produk bernilai guna seperti POSTA (Pupuk Organik Sekolah Kita). Konsep ekonomi sirkular ini memungkinkan sekolah menopang biaya operasional rumah kompos dari hasil penjualan produk daur ulang mereka.
Pemerhati Lingkungan sekaligus Founder CV Tamu Baru, Bambang Supriadi, yang menjadi mitra pelaksana program ini, menilai capaian Adiwiyata Nasional ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar penghargaan. Ia menyebut program ini sebagai upaya membentuk mentalitas generasi mendatang.
“Adiwiyata adalah investasi jangka panjang. Kita tidak hanya sedang menanam pohon di sekolah, tapi sedang menanam kesadaran di pikiran siswa agar mereka menjadi penjaga bumi di masa depan,” ungkap Bambang.
Dengan dukungan kebijakan daerah dan keberhasilan SMPN 1 Maluk serta SDN 2 Seteluk, momentum ini diharapkan menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain di Sumbawa Barat. Transformasi ini membuktikan bahwa sekolah dapat berperan sentral dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak dan peduli terhadap keberlangsungan bumi. (kdon/*)
About The Author
Trending
- 80
Taliwang, KOBARKSB.com - Berada di bawah payung Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) AMMAN, program 'AMMAN Scholars' dirancang khusus untuk memastikan pemerataan akses pendidikan berkualitas melalui penyediaan beasiswa vokasi bagi pelajar di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Program ini tidak hanya sekadar bantuan finansial, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk menciptakan… - 75
Taliwang, KOBARKSB.com - Baru-baru ini, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) telah melibatkan puluhan karyawan, mitra bisnis, hingga orang tua murid dan Pemerintah setempat, melalui payung Program Partisipasi Karyawan (Employee Participation Program atau EPP), untuk bahu-membahu menginisiasi kegiatan rehabilitasi PAUD di TK Negeri 1 Sekongkang. Dengan mengusung tema “Membuka Jalan… - 74
Taliwang, KOBARKSB.com - Ribuan pekerja di Batu Hijau memulai hari dengan satu harapan sederhana setiap kali pergantian sif dimulai, yakni bisa pulang ke rumah dengan selamat. Tahun ini, harapan tersebut berhasil dijaga dengan sempurna. PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), sebagai salah satu raksasa tambang tembaga dan emas di Indonesia,… - 72
Taliwang, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menjalin sinergi untuk mewujudkan pengelolaan sampah berkelanjutan di wilayah KSB. Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) oleh Bupati KSB, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, dan Vice President Social Impact AMMAN, Priyo Pramono, di… - 72
Taliwang, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, memberikan apresiasi kepada lebih dari 200 siswa/i penerima manfaat Beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars) dalam acara 'Halal Bi Halal dan Silaturahmi AMMAN Scholars' yang diselenggarakan pada 18 April 2024 lalu di Taliwang,… - Revolusi Hijau AMMAN di Maluk Berhasil Ubah 'Tanah Lelah' Jadi Lumbung Padi Organik yang Menjanjikan72
Maluk, KOBARKSB.com - Matahari pagi di Desa Benete, Kecamatan Maluk, terasa hangat menyapa hamparan sawah yang kini tampak lebih hijau dan rimbun. Di sana, sekelompok petani berkumpul bukan sekadar untuk bekerja rutinitas, melainkan untuk merayakan sebuah pembuktian besar. Kamis (30/4/2026) menjadi saksi momen syukuran panen perdana System of Rice Intensification…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar