Taliwang, KOBARKSB.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tambang (AMANAT) Kabupaten Sumbawa Barat mengancam akan kembali menggelar aksi unjuk rasa di kantor PT. Unggul Sejati Indonesia (USI). Aksi ini merupakan buntut dari aktivitas produksi yang tetap dilakukan PT. USI untuk keperluan material Amman Mineral, meskipun belum mengantongi izin lengkap.
“Unjuk rasa kedua ini kami lakukan karena PT. USI masih melakukan aktivitas produksi untuk Amman Mineral. Padahal, mereka telah berjanji untuk tidak beroperasi sebelum izin lengkap terbit,” ungkap Ketua AMANAT KSB, Muh Erry Satriawan, SH.,MH.,CPCLE, Rabu, (14/8).
Erry, yang juga berprofesi sebagai Advokat, menegaskan bahwa AMANAT akan menduduki kantor PT. USI jika tidak ada itikad baik dari pihak perusahaan untuk menghentikan aktivitas produksi.
“Kami heran, pihak perusahaan tetap ngeyel berproduksi. Padahal, Pemda sudah menyegel lokasi. Ini jelas pelanggaran,” tegasnya.
Erry mendesak Pemda KSB untuk bertindak tegas dengan mengeluarkan Surat Peringatan (SP) ketiga kepada PT. USI dan membongkar fasilitas yang telah dibangun di lokasi.
“Perusahaan tidak boleh melakukan aktivitas apapun, termasuk membangun di lokasi, sebelum mengantongi semua izin,” tandasnya.
Menanggapi hal ini, Perwakilan PT. USI, Hary Bakti Afiantara, mengklarifikasi bahwa pihaknya tidak sedang melakukan produksi skala besar. Aktivitas yang dilakukan hanya produksi material untuk uji kekuatan beton.
“Material yang diproduksi akan dikirim ke townsite baru PT. AMMAN untuk diuji kekuatannya. Ini hanya uji coba, belum ada perjanjian kerjasama dengan perusahaan manapun,” jelasnya.
Terkait perizinan, Hary mengaku bahwa PT. USI sedang memproses Persetujuan Teknis (Partek) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN).
“Kami masih harus menyelesaikan beberapa proses perizinan, seperti Partek, pengunggahan dokumen ke Online Single Submission (OSS), dan izin Pendirian Bangunan dan Gedung (PBG),” pungkasnya. (kdon)
About The Author
Trending
- 42
Poto Tano, KOBARKSB.com - Gelombang demonstrasi besar terjadi di Pelabuhan Poto Tano, Kecamatan Poto Tano, Kamis (15/5), dengan ribuan massa dari berbagai penjuru Pulau Sumbawa – Bima, Dompu, Sumbawa, dan Sumbawa Barat – tumpah ruah di gerbang utama pulau. Aksi ini merupakan eskalasi tuntutan mendesak kepada pemerintah pusat untuk segera… - 40
Maluk, KOBARKSB.com - Putra-putri daerah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kini memiliki peluang lebih besar untuk meraih pendidikan dan pekerjaan yang layak. Hal ini berkat Program Beasiswa AMMAN (AMMAN Scholars), sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di… - 39
Orang banyak mengira kalau Sumba itu adalah Sumbawa, padahal kan beda daerah. Tulisannya saja sudah beda apalagi tempatnya. Sumbawa berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau ini dibatasi oleh Selat Alas di sebelah barat (memisahkan dengan Pulau Lombok). Umumnya orang yang sudah bosan ke Bali biasanya mengunjungi Pulau Lombok,… - 39
Maluk, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) melalui anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), berhasil mendapatkan 'lampu hijau' dari pemerintah untuk melanjutkan ekspor konsentrat tembaga. Kebijakan ini dinilai krusial untuk menjaga kelangsungan operasional tambang Batu Hijau di tengah proses perbaikan fasilitas smelter yang masih berlangsung. Kementerian… - 38
Cookies dan Teknologi Lainnya Cookie adalah satu bagian data yang disimpan di komputer pengguna yang berkaitan dengan informasi tentang pengguna tersebut. Kami menggunakan session ID cookie, yang berarti ketika pengguna menutup browser, cookie tersebut dihapus. Cookie juga digunakan untuk manajemen session di website kami. Pengguna harus mengaktifkan cookie untuk menggunakan… - 38
Taliwang, KOBARKSB.com - Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, mengungkapkan, bahwa selama memerintah dan membangun Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dirinya menempuh 4 jalan. Dan selama menempuh jalan tersebut, dirinya mengakui, telah melalui aneka aral yang menghalang. “Kita telah berupaya membangun KSB ini melalui 4 jalan. Yang pertama melalui jalan tanah.…
Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.




Komentar