Sumbar Konsisten Tolak Indomaret dan Alfamart

Sumbar Konsisten Tolak Indomaret dan Alfamart - Minang Mart Payakumbuh Sumatera Barat

Padang, KOBARKSB.com – Satu-satunya Provinsi di Indonesia yang tidak terdapat gerai Indomaret dan Alfamart adalah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Alasan Pemerintah setempat menolak 2 gerai waralaba modern itu cukup sederhana, yakni, jika ada 2 minimarket tersebut, maka akan mematikan para pedagang tradisional.

Minang Mart

Padahal minimarket Indomaret dan Alfamart bisa dikatakan sangat populer untuk orang-orang di Indonesia. Bahkan 2 minimarket ini sudah menjamur dimana-mana, hampir ada pada setiap provinsi di Indonesia.

Pemerintah Sumbar hingga saat ini dilaporkan tetap konsisten dengan kebijakan pelarangan beroperasinya ritel Indomaret dan Alfamart di tanah Minang. Hal itu sebagai upaya Pemerintah setempat untuk melindungi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pengusaha lokal.

Amman Mineral Buka 18 Lowongan Kerja Terbaru Tambang Emas Sumbawa Barat

Wakil Gubernur Sumbar Resmikan Gerai Nagari Mart

“Kami tetap konsisten dengan kebijakan itu, karena ini merupakan sesuatu yang positif untuk Sumbar,” kata Audy Joinaldy, Wakil Gubernur Sumbar, kepada awak media, usai meresmikan ritel Nagari Mart Sungai Pisang.

Audy menambahkan, bahwa kebijakan itu mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan di luar Sumbar. Dengan kebijakan tersebut, kata Audy, dirinya berharap agar pengusaha lokal yang bergerak di bidang ritel mengambil peluang ini. 

Minang Mart

“Sebenarnya kalau mau buat usaha ritel di Sumbar peluangnya besar, karena Indomaret dan Alfamart tidak ada,” ujar Audy.

Pukul Bedug 3 Kali, Camat Nurdin Buka STQ Ke-18 Kecamatan Brang Ene

Audy pun memastikan, bahwa dengan kebijakan tersebut bukan berarti Sumbar menutup diri dari investasi luar, namun Pemerintah memberikan peluang bagi pelaku usaha ritel lokal berkembang. 

Nagari Mart

“Kunci keberhasilan usaha ritel adalah dikelola dengan baik, mulai dari operasional, sumber daya manusia, dan lainnya. Semua harus punya standar operasional prosedur yang baik dan terstandar. Apalagi sekarang era digital, semua bisa dikelola lewat teknologi informasi. Mulai dari stok barang hingga laporan keuangan,” tandas Wagub Sumbar.

Nagari Mart

Seperti diketahui, orang minang memang sejak lama dikenal dengan jiwa dagangnya. Sehingga, larangan membuka gerai minimarket waralaba diberlakukan untuk melindungi keberadaan pedagang tradisional di Sumatera Barat.

Kendati demikian, bukan berarti di Sumatera Barat tidak ada minimarket sama sekali. Ada juga beberapa minimarket yang berdiri, namun minimarket itu milik perorangan dan bukan waralaba. Minimarket di Sumbar rata-rata disebut toserba atau toko serba ada. (knda)

About The Author

Trending

  • 69
    Bayar Listrik atau Putus? Stempel PLN Picu KontroversiTaliwang, KOBARKSB.com - PT PLN (Persero) ULP Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali mengingatkan pelanggan tentang batas akhir pembayaran rekening listrik pascabayar, yaitu tanggal 20 setiap bulannya. Keterlambatan pembayaran dapat berujung pada pemutusan sementara aliran listrik.  Namun, himbauan yang disampaikan melalui stempel bertinta merah pada rekening tagihan listrik ini justru…
  • 68
    Nasabah Keluhkan Layanan Bank NTB Syariah Selama Libur LebaranTaliwang, KOBARKSB.com - Sejumlah nasabah Bank NTB Syariah mengeluhkan gangguan layanan perbankan yang terjadi selama masa libur Lebaran. Keluhan ini muncul menyusul adanya pengumuman optimasi sistem Mobile Banking yang berlangsung dari tanggal 28 Maret hingga 11 April 2025. Padahal, periode tersebut bertepatan dengan momen krusial masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial…
  • 68
    Digitalisasi UMKM KSB Dimulai, AMMAN dan Mastercard Sasar Pengusaha PerempuanTaliwang, KOBARKSB.com - Gelombang optimisme dan kemajuan ekonomi digital kini menyentuh sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Semangat kolaborasi lintas sektor terwujud nyata saat PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia, bersama Mastercard meresmikan kemitraan…
  • 64
    Korupsi Minyak Goreng, Kejagung Tangkap Dirjen Kemendag dan 3 PengusahaJakarta, KOBARKSB.com - Peristiwa kelangkaan minyak goreng di pasaran belum lama ini, telah memancing Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut dalang dan penyebab kelangkaan tersebut. Setelah melakukan penyelidikan, Kejagung kemudian menangkap 4 orang tersangka. Salah satu diantaranya, adalah, Dirjen Perdagangan Luar Negeri (Dirjen PLN), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Indrasari Wisnu Wardhana (IWW).…
  • 64
    AMMAN Perkuat Komunikasi Publik Jelang Operasional Smelter di Sumbawa BaratTaliwang, KOBARKSB.com - PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMAN) meningkatkan upaya komunikasi publiknya menjelang operasional smelter di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Langkah ini diwujudkan melalui forum komunikasi yang digelar pada 9-12 Desember 2024, melibatkan masyarakat di sekitar wilayah smelter. Forum ini bertujuan untuk menyampaikan perkembangan proses komisioning serta membangun sinergi…
  • 64
    Perusda Jadi Penyalur Tunggal Beras ASN, DPRD KSB Soroti Potensi MonopoliTaliwang, KOBARKSB.com – Penunjukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Barinas sebagai penyalur tunggal beras khusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menuai sorotan tajam dari DPRD KSB. Rencana yang diklaim untuk menjamin ketersediaan beras premium ini dikhawatirkan memicu praktik monopoli, yang berpotensi mematikan usaha kecil menengah (UKM)…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×