fbpx Industrialisasi di NTB Bergerak Maju, Kuliner Khas Lombok Siap Tembus Pasar Global

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Kuliner-Khas-Lombok-Gubernur-NTB-Top-Deh

Industrialisasi di NTB Bergerak Maju, Kuliner Khas Lombok Siap Tembus Pasar Global

Mataram, KOBARKSB.com – Siapa sangka jika Ayam Taliwang, Sate Rembiga dan Ayam Rarang yang selama ini hanya bisa dinikmati di warung-warung dan restoran di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kini semuanya dapat dinikmati dengan cukup membelinya di toko-toko modern dan kios-kios terdekat, karena kuliner khas lombok tersebut telah diproduksi dan dikemas dalam kemasan modern yang ber-SNI.

Gubernur NTB di Rumah Produksi Ayam Taliwang Beca Bero

“Kini Ayam Taliwang, Ayam Rarang dan Sate Rembiga sudah dikemas modern dan dikalengkan. Dengan berhasilnya dikemas dan dikalengkan kuliner khas Lombok tersebut, maka cakupan pasarnya jadi semakin luas. Akan ada permintaan ayam, ikan, cabe, tomat dan bumbu-bumbu lain dalam jumlah banyak,” tutur Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Selasa, (28/12).

Dengan demikian, lanjutnya, maka petani dan peternak akan jadi lebih sejahtera serta lapangan kerja baru akan semakin banyak tersedia. Dan produk-produk tersebut, kata Gubernur, akan bisa jadi cindera mata yang luar biasa bagi tamu-tamu yang berkunjung ke NTB. 

Gubernur NTB Tinjau Proses Produksi Sate Rembiga

“Semuanya dikalengkan dan dikemas hingga bisa tahan sampai setahun. Bisa dibayangkan kalau tembus pasar umrah dan haji bakalan kaya raya ini pemiliknya dan peternak ayam serta petani untuk bumbunya sekalian,” tukas Gubernur.

Industrialisasi di NTB, jelasnya, terus berjalan dan bergerak maju. Industrialisasi di NTB itu, tegasnya, benar-benar nyata dan bisa Dilakukan oleh UKM-UKM yang ada di NTB. Kendati untuk proses industrialisasi itu, tambahnya, butuh kesabaran dan daya tahan.

Kuliner Khas Lombok Maknyus

“Industrialisasi itu nyata dan bisa dilakukan oleh UKM-UKM kita! Industrialisasi itu kebutuhan kita untuk sejahtera bersama. Dan kini industrialisasi kita terus jalan dan berkembang, namun butuh kesabaran dan daya tahan. Perjalanan panjang selalu harus dimulai dengan langkah pertama,” demikian Gubernur Zulkieflimansyah. (kdon)

About Post Author

Don`t copy text!