fbpx Hutama Karya Klaim Proyek Bendungan Bintang Bano Telah Rampung

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Hutama-Karya-Klaim-Proyek-Bendungan-Bintang-Bano-Telah-Rampung-Bendungan-Bintang-Bano-Sumbawa-Barat

Hutama Karya Klaim Proyek Bendungan Bintang Bano Telah Rampung

Taliwang, KOBARKSB.com – Meski masa kontrak Proyek Pembangunan Bendungan Bintang Bano di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum berakhir. Akan tetapi, PT Hutama Karya (Persero), sebagai pelaksana proyek mengklaim telah menyelesaikan proyek Bendungan Bintang Bano lebih cepat 3 bulan dari target yang ditentukan.

“Setelah digarap sejak Juli 2020, Proyek Pembangunan Bendungan Utama dan Pembangunan Spillway Bintang Bano progresnya telah mencapai 100%. Proyek Joint Operation garapan PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) yang berkolaborasi dengan PT Brantas Abipraya (Persero) (Brantas) dan PT Bahagia Bangunnusa ini merupakan salah satu dari 61 bendungan yang menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN),” jelas Novias Nurendra, Direktur Operasi I PT Hutama Karya (Persero), dalam siaran pers, Jum’at, (3/12).

Bendungan Bintang Bano

Bendungan ini, lanjutnya, dibangun dalam dua tahap. Dimana pada tahap I dilaksanakan pada tahun 2015 sampai dengan 2019, dan tahap II pada tahun 2020 sampai dengan 2021. Bendungan Bintang Bano ini, kata Novias, merupakan salah Proyek Strategis Nasional yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, fungsi irigasi, fungsi pengendalian banjir dan pembangkit listrik, serta menjadi destinasi wisata yang menarik.

Novias Nurendra – Direktur Operasi I PT Hutama Karya (Persero)

Lingkup pekerjaan yang digarap oleh Hutama Karya pada tahap II, terangnya, adalah pekerjaan galian tanah dan batu, pekerjaan hidromekanikal (radial gate dan stoplog), pembangunan spillway dan jembatan spillway, pembangunan jalan akses, normalisasi sungai, pekerjaan pengaman tebing (shotcrete), pembangunan fasilitas umum dan pekerjaan landscape. 

“Setelah dirampungkan, Bendungan Bintang Bano diharapkan akan meningkatkan produktivitas pertanian, fungsi irigasi dan fungsi pengendalian banjir. Selain itu, dapat digunakan sebagai pembangkit listrik dan menjadi salah satu destinasi pariwisata yang menarik untuk dikunjungi. Proyek ini mampu diselesaikan lebih cepat 3 bulan dari schedule yang ditetapkan,” terang Novias.

Bendungan Bintang Bano

Lebih lanjut Novias menjelaskan, bahwa desain Bendungan Bintang Bano dengan tinggi 72 meter dengan panjang 471 meter dan lebar puncak 12 meter ini juga dinilai sebagai salah satu bendungan terindah yang ada di Indonesia. Bendungan ini, bebernya, dirancang untuk mampu menyuplai air untuk daerah irigasi dengan luas 6.695 Ha dan penyediaan air baku dengan debit sebesar 555 liter/detik, serta mereduksi banjir 647 m3 /detik.

Bendungan Bintang Bano

“Selama proses pembangunan Bendungan Bintang Bano lanjutan dilakukan, kita tetap memastikan aspek Quality, Health, Safety, Security and Environment (QHSSE). Serta setiap individu yang terlibat dalam proyek ini diwajibkan untuk menaati protokol kesehatan dengan menggunakan masker, mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer, melaksanakan tes Covid-19 secara berkala dan telah mendapatkan vaksin,” tutup Direktur Operasi I PT Hutama Karya (Persero).

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang diterima media ini, Bendungan Bintang Bano ini sejatinya telah diresmikan Presiden Jokowi, bersamaan dengan peresmian Sirkuit Mandalika Lombok pada hari Jum’at, tanggal 12 November 2021. (kdon)

About Post Author

Don`t copy text!