fbpx
Festival Taliwang Masuk Kalender Event Pariwisata Nasional Tahun 2021

Festival Taliwang Masuk Kalender Event Pariwisata Nasional Tahun 2021

“Jadi Satu-satunya Event Wisata Nasional di NTB”

Taliwang, KOBAR – Festival Taliwang yang digelar setiap tahun, tanggal 20 November, di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), resmi ditetapkan sebagai event pariwisata nasional tahun 2021 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Dan ini menjadi satu-satunya event pariwisata tingkat nasional yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Alhamdulillah, Festival Taliwang menjadi satu-satunya festival dari Provinsi NTB yang masuk dalam event skala nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun ini. Semoga semuanya dapat berjalan dengan maksimal. Amin,” kata Fud Syaifuddin ST, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Kamis, (20/5).

Tarian Lumpur Festival Taliwang Tahun 2019
Tarian Lumpur Festival Taliwang Tahun 2019

Sebelumnya, Selasa, (18/5), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, berharap agar Kepala Daerah di Indonesia dapat menghadirkan event-event yang unggul dan berkualitas di daerah masing-masing, guna meningkatkan daya tarik wisata.

“Ini adalah upaya kita bersama untuk menjadikan event-event ini nantinya bisa menjadi daya tarik wisata, menjadi penggerak ekonomi daerah, dan mampu membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Sehingga, saya harap kepala daerah dapat menghadirkan event-event yang berkualitas,” kata Sandiaga.

Kalender Event Pariwisata Indonesia Tahun 2021
Kalender Event Pariwisata Indonesia Tahun 2021

Pelaksanaan event, terangnya, tentunya harus dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang ketat dan disiplin, oleh seluruh pihak yang terlibat, baik dari penyelenggara maupun pengunjung.

“Kita harus gercep, geber, dan gaspol, karena kita tidak punya banyak waktu. Sektor ini sudah didera oleh pandemi, dan kita harus mampu menghadirkan suatu kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat waktu,” demikian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (kdon)

Don`t copy text!