fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Sumbawa Barat Miliki 16 Pulau-pulau Kecil, Bupati Mulai Hijaukan 8 Pulau - Bupati Hijaukan Pulau-pulau Kecil di KSB

Sumbawa Barat Miliki 16 Pulau-pulau Kecil, Bupati Mulai Hijaukan 8 Pulau

Poto Tano, KOBAR – Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dilaporkan memiliki 16 pulau-pulau kecil. 8 pulau diantaranya berada di wilayah Kecamatan Poto Tano. 2 pulau diketahui berstatus Areal Penggunaan Lain (APL), sedangkan pulau-pulau yang lain berstatus hutan lindung.

Gugusan 8 pulau di Kecamatan Poto Tano tersebut, lebih dikenal dengan julukan Gili Balu. Gili Balu ini terdiri dari; Pulau Kenawa, Pulau Mandiki, Pulau Paserang, Pulau Kambing, Pulau Belang, Pulau Ular, Pulau Nyamuk, dan Pulau Kalong.

Bupati dan Rombongan Menuju Pulau Namo

“Dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah, maka kewenangan pengelolaan wilayah laut menjadi wewenang Pemerintah Provinsi. Meski demikian, penting untuk diketahui bahwa pelestarian ekosistem laut, yang dalam hal ini ekosistem mangrove, merupakan tanggung jawab kita bersama,” kata Bupati Sumbawa Barat, H W Musyafirin, dalam pidatonya, saat memulai penanaman bibit mangrove di Pulau Namo, Kecamatan Poto Tano, Kamis, (16/9).

Hutan mangrove atau hutan bakau, jelas Bupati, merupakan salah satu sistem ekologi di kawasan pesisir, yang mempunyai peran ekologis dan ekonomis bagi keberlanjutan kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

Bupati dan Rombongan di Pulau Namo

“Upaya restorasi dan konservasi ekosistem mangrove di kawasan Gili Balu ini, merupakan ikhtiar kita bersama, guna melakukan pemulihan fungsi dan peranan ekosistem mangrove. Dan juga sebagai salah satu misi kita dalam menjaga Gili Balu sebagai potensi investasi di KSB,” tegas Bupati.

Disamping itu, lanjut Bupati, bahwa apa yang dilakukan pihaknya bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF), PT Sucifindo, PT Cakra Buana Aghna, serta para mitra di kawasan Gili Balu saat ini, merupakan wujud komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan dan potensi wisata, sekaligus sebagai proses pembelajaran bagi anak-anak generasi penerus.

Penanaman Bibit Mangrove di Pulau Namo

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini, serta para siswa-siswi yang hadir. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan komitmen kita untuk menjaga kelestarian lingkungan dan potensi wisata. Ini juga sekaligus sebagai proses pembelajaran bagi kita dan anak-anak kita, agar cinta dan memelihara lingkungan. Serta dalam rangka mendorong KSB menjadi salah satu daerah model gerakan pembangunan rendah karbon di Indonesia,” demikian Bupati Sumbawa Barat. (kdon)

Don`t copy text!