fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Hilal Sya'ban

Hilal Bulan Sya’ban Terlihat, Sebulan Lagi Bulan Ramadhan

Jakarta, KOBAR – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memastikan awal bulan Sya’ban 1442 H, jatuh pada hari Minggu, 14 Maret 2021. Hal ini juga pertanda bahwa bulan Ramadhan 1442 H tinggal sebulan lagi.

“Waktu terbenam Matahari dinyatakan ketika bagian atas piringan Matahari tepat di horizon teramati. Di wilayah Indonesia pada tanggal 13 Maret 2021, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17:50:21 WIT di Waris, Papua. Dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18:50:26 WIB di Banda Aceh, Aceh,” jelas Rahmat Triyono ST MSc, Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu, BMKG, dalam siaran persnya, Minggu, (14/3).

Berdasarkan hal-hal tersebut, lanjutnya, maka konjungsi (Ijtima’) di wilayah Indonesia akan terjadi saat Matahari dalam proses terbenam pada tanggal 13 Maret 2021. Sehingga secara astronomis pelaksanaan pengamatan/observasi (rukyat) Hilal penentu awal bulan Sya’ban 1442 H adalah pada tanggal 14 Maret 2021, setelah Matahari terbenam (bagi pengamat di wilayah Indonesia Bagian Timur). Sedangkan bagi pengamat di wilayah Indonesia Bagian Tengah dan Bagian Barat, pelaksanaan rukyatnya adalah pada tanggal 13 Maret 2021, setelah Matahari terbenam. 

Hilal Bulan Sya’ban 1442 H, Hasil Pengamatan BMKG.

“Alhamdulillah, hilal Sya’ban berhasil teramati dari berbagai lokasi. Tim BMKG Manado berhasil melihat hilal pada pukul 19:06 WITA. Sedangkan tim BMKG Ternate berhasil melihat hilal pukul 18:06 WIT,” tutur Rahmat.

Umur bulan di Indonesia pada tanggal 13 Maret 2021, lanjutnya, berkisar antara -1,51 jam di Waris, Papua sampai dengan 1,46 jam di Banda Aceh, Aceh. Umur bulan di Indonesia pada tanggal 14 Maret 2021 berkisar antara 22,48 jam di Waris, Papua, sampai dengan 25,49 jam di Banda Aceh, Aceh.

“Pada tanggal 13 dan 14 Maret 2021, dari sejak Matahari terbenam hingga Bulan terbenam, tidak ada objek astronomis lainnya yang berpotensi dianggap sebagai hilal pada jarak sudut lebih kecil daripada 5o dari Bulan. Sehingga dipastikan hilal bulan Sya’ban hari ini benar adanya,” demikian Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial dan Tanda Waktu, BMKG. (kdon)

Don`t copy text!