fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Wartawan Sumbawa

Wartawan Sumbawa Kompak Disuntik Vaksin Covid-19

Sumbawa, KOBAR – Sebanyak 26 orang Wartawan di Kabupaten Sumbawa dilaporkan telah menerima vaksin Covid-19 dosis pertama, Senin, (8/3). Para awak media yang telah divaksinasi ini merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumbawa dan anggota Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbawa.

Jamhur Husain, Ketua PWI Cabang Sumbawa, setelah disuntik vaksin Covid-19, menyampaikan terima kasihnya kepada Satgas Covid-19 Kabupaten Sumbawa, yang telah dengan baik memfasilitasi para wartawan di Sumbawa untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kami mengapresiasi dan menyambut baik vaksinasi terhadap para wartawan ini. Bagaimanapun profesi ini memang rentan terpapar Covid-19. Tapi setelah kami divaksin, kemungkinan untuk terpapar Covid-19 menjadi berkurang,” kata Jamhur.

Ia juga menyampaikan, bahwa tidak ada yang perlu ditakuti atau dikhawatirkan dari pemberian vaksin Covid-19. Karena ini, kata Jumhur, merupakan salah satu upaya baik dari pemerintah untuk melindungi masyarakat. 

Jamhur Husain

“Ayo, jangan takut divaksin. Kita juga harus mendukung program pemerintah. Selain menginformasikan kepada masyarakat, kita juga terlibat langsung,” tandasnya.

Sementara itu, Irwansyah, Koordinator IJTI Sumbawa, menuturkan, dari 6 orang wartawan anggota IJTI yang terdaftar untuk divaksin, hanya 3 orang saja yang lolos skrining. Kedepan, ketiga orang yang tertunda tersebut akan mengikuti vaksinasi susulan, sesuai petunjuk Satgas Covid-19 Kabupaten Sumbawa.

Ia pun mengakui, bahwa setelah disuntik vaksin Covid-19, kondisi tubuhnya dalam keadaan normal dan fit. Ia mengajak para wartawan lain dan masyarakat yang belum mendapatkan vaksin Covid-19 untuk mengikuti anjuran pemerintah dengan mau divaksin ketika jadwalnya nanti tiba. 

“Vaksinasi ini berguna untuk menjaga diri kita, dan orang sekitar kita. Dengan vaksin, daya tahan tubuh kita meningkat dan tidak mudah terpapar virus corona. Kendati demikian, kita tetap harus taat dan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah,” pungkas Irwansyah. (klar)

Don`t copy text!