fbpx
Petani Kelurahan Sampir Terancam Gagal Panen, Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir

Petani Kelurahan Sampir Terancam Gagal Panen, Puluhan Hektar Sawah Terendam Banjir

“Babinsa Taliwang Bantu Petani Selamatkan Padi”

Taliwang, KOBAR – Akibat curah hujan yang tinggi beberapa hari lalu, mengakibatkan luapan air saluran Danau Lebo Taliwang naik, dan menggenangi padi milik warga sekitar. Akibatnya, puluhan hektar sawah milik petani Kelurahan Sampir terendam banjir, dan hampir dipastikan gagal panen.

Nasrullah (49), Petani, warga Kelurahan Sampir, kepada awak media ini, Kamis, (25/2), mengaku sedih dengan kondisi sawahnya yang tergenang air. Apalagi di tengah himpitan ekonomi karena pandemi yang berkepanjangan. Ia memastikan bahwa hasil panennya kali ini jauh sekali dari hasil sebelumnya.

“Banjir ini akibat luapan air danau lebo yang diguyur hujan lebat beberapa hari lalu. Banjir merendam padi yang siap dipanen dan merusak jalan, serta rumah warga,” tuturnya.

Babinsa
Babinsa Taliwang Bantu Petani Selamatkan Padi

Seorang petani lainnya, Usman (40), juga mengalami nasib yang sama. Padi yang baru dipanen kemarin terendam banjir.

Padahal padi itu adalah harapan kami untuk memenuhi kebutuhan pangan kami sehari-hari. Mudah-mudahan pemerintah bisa membantu kami,” ujar Usman.

Kendati demikian, Serka Junaidi, Babinsa Kelurahan Sampir, Koramil 1628-01/Taliwang, terus melakukan pendampingan warga binaan kelompok tani lingkungan muhajirin Kelurahan Sampir yang hasil panen terendam banjir. 

Hal tersebut disampaikan oleh Dandim 1628/SB, Letkol Czi Sunardi ST MIP, melalui Danramil 01 Taliwang, Kapten Inf Nyoman Suarka.

Babinsa
Serka Junaidi

Dalam mendukung program ketahanan pangan terutama di masa pandemi Covid-19 ini, kata Nyoman Suarka, ia mengajak kepada seluruh Babinsa jajaran Koramil 01 Taliwang Kodim 1628/SB, untuk selalu membantu para petani di wilayah binaan dengan melakukan pendampingan ketahanan pangan.

Pendampingan seperti yang dilakukan Babinsa Kelurahan Sampir Serka Junaidi ini bertujuan membantu kesulitan, dan mempercepat proses panen padi yang terendam banjir akibat curah hujan tinggi di wilayah Sumbawa Barat,” kata Danramil Taliwang.

Selama pendampingan itu juga, jelasnya, dilakukan edukasi kepada para petani terkait protokol kesehatan Covid-19, dalam upaya mencegah penyebarannya. Dengan demikian, Ia berharap agar para petani akan tetap produktif dalam setiap aktivitasnya dan tidak terpapar Covid-19.

“Semoga hasil produksi padi dan kesejahteraan para petani di Kelurahan Sampir, Kecamatan Taliwang dapat meningkat. Dan semoga ketahanan pangan kita tetap terjaga,” pungkas Kapten Inf Nyoman Suarka. (kdon)

Don`t copy text!