fbpx
Gubernur NTB “Jual Kembang Gula”

Gubernur NTB “Jual Kembang Gula”

Mataram, KOBAR – Semangat untuk meningkatkan kesejahteraan warganya sepertinya tak pernah kendur bagi seorang Zulkieflimansyah, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). Terutama dalam mendongkrak taraf hidup para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di NTB.

Di akhir pekan, awal tahun 2021, Minggu, (3/1), ia rela berjualan kembang gula atau gulali di akun facebook pribadinya, sambil menyelipkan seuntai pesan, yang membuat semua netizen teringat kembali pada masa kecil mereka.

“Tahun boleh saja berlalu, tapi kenangan indah selalu lekat erat di sudut-sudut hati kita yang terdalam. Nah, ini yang dulu selalu saya rindukan dan tunggu-tunggu. Apa ada yang mengalaminya juga?,” tulis Bang Zul, begitu ia akrab disapa.

Selanjutnya, ia pun berkata, bahwa di balik musibah, biasanya selalu ada hikmah yang tersembul dan tersembunyi. Begitu juga dengan NTB. Pandemi Covid-19, tuturnya, menyebabkan munculnya JPS Gemilang. Dimana, bantuan sosial kepada masyarakat diberikan tidak dalam bentuk uang tunai, tapi dalam bentuk produk dan komoditas lokal.

Bang Zul 2
Gubernur NTB bersama Seorang Pedagang Kembang Gula

“Dengan JPS Gemilang, hampir 5 ribu UKM terlibat dan menguak potensi UKM-UKM yang punya kemampuan dalam memproduksi berbagai macam produk dan Komoditas. Kita ternyata bukan hanya mampu membuat produk-produk sederhana seperti masker, ikan asin dan kue-kue. Tapi produk-produk berteknologi tinggi pun, seperti, cold storage, bahkan sepeda motor listrik ternyata bisa kita buat. Dan semuanya diproduksi di NTB kita ini,” tutur Gubernur.

Tentunya, sambungnya, awalnya kualitas produk-produk lokal NTB ini berada di bawah produk-produk dari luar. Harganya pun relatif lebih tinggi. Karenanya, dibutuhkan intervensi pemerintah untuk memberi waktu pada UKM dan produsen di NTB untuk belajar.

“Seiring dengan berjalannya waktu, dan dengan proses belajar yang cepat dan cermat. Kini produk-produk NTB sudah siap berkompetisi. Bukan hanya di pasar NTB, tapi juga pasar nasional, bahkan pasar global,” bebernya.

Ia pun mengajak seluruh warga NTB untuk bangga membeli dan menggunakan produk buatan NTB sendiri. Karena tanpa kebanggaan dan keinginan untuk menggunakan produk lokal NTB, maka kemandirian ekonomi di NTB tetap akan jadi sekedar angan-angan.

“Kalau kesadaran itu muncul dan kita semua mau, maka fondasi ekonomi kita akan kuat. Industri dan UKM akan terus muncul dan berkembang. Ekonomi kita akan tangguh dan tahan guncangan. Untuk kemudian, masyarakat kita akan makmur dan sejahtera. Kalau kita makmur dan sejahtera, maka pengangguran dan kemiskinan akan bisa kita entaskan. Dan standar hidup masyarakat kita akan meningkat dan jadi lebih baik. Perjalanan panjang, selalu harus dimulai dengan langkah pertama!,” demikian Gubernur NTB. (kdon)

68 / 100
Don`t copy text!