Cetak Uang Palsu, Seorang Oknum PNS Pemprov NTB Dibekuk Polisi

Cetak Uang Palsu, Seorang Oknum PNS Pemprov NTB Dibekuk Polisi

Lombok Timur, KOBAR – Berdasarkan laporan seorang pemilik Kios BRI-link, yang melaporkan adanya uang palsu yang diterimanya. Polisi bergerak cepat, dan berhasil membekuk SRM (37), Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu instansi di Pemprov NTB.

“SRM (37), diamankan penyidik Polres Lombok Timur di rumahnya, di Kecamatan Sakra, Lombok Timur, Rabu, (30/12). SRM adalah PNS yang bekerja di salah satu instansi di Pemprov NTB,” tutur Wakapolres Lombok Timur, Kompol Kiki Firmansyah SIK, kepada awak media, Kamis, (31/12).

Jelas Kiki, sejauh ini, pelaku diketahui sudah melakukan aksinya di beberapa tempat di Pulau Lombok. Diantaranya; Kopang Lombok Tengah, Masbagik, dan di wilayah Lombok Timur lainnya.

Namun, pihaknya, kata Kiki, masih terus melakukan pengembangan, dan pemeriksaan lebih lanjut kepada pelaku. Diduga, tambah Kiki, SRM telah melakukan aksinya selama 4 bulan terakhir. Penyidik Polisi, katanya, akan terus mendalami keterlibatan pihak lain.

“Untuk saat ini pelaku mengaku bekerja sendiri. Tapi kita akan kembangkan kembali. Sejauh ini, laporan yang kami terima sebanyak 52 lembar atau setara Rp 5.2 juta pecahan Rp 100.000 berhasil disita,” jelas Kiki.

Modus lainnya, lanjut Kiki, pelaku mencampurkan uang palsu dan asli, dan selanjutnya dibelanjakan ke toko-toko untuk membeli kebutuhan pelaku. SRM akan dijerat pasal 36 ayat (3), dan/ayat (1), dan/ayat (2), UU RI Nomor 7 Tahun 2011, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, dan denda sebesar Rp 50 miliar.

“Selain uang palsu, barang bukti yang berhasil kami sita, yaitu, mesin cetak uang palsu berupa printer, rekening pelaku, dan sejumlah uang asli yang diduga hasil dari kejahatan SRM,” tutup Wakapolres Lombok Timur. (klar)

Don`t copy text!