fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Gaji PNS KSB Dipotong Zakat

Ketua BAZNAS KSB, Kepala BPKD KSB, dan Kepala Kantor PT Taspen Cabang Mataram.

Gaji PNS KSB Otomatis Dipotong Zakat Via Aplikasi SIMGAJI

Taliwang, KOBAR – Per November 2020, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) bekerjasama dengan PT Taspen (Persero), dilaporkan telah mulai melakukan pemotongan zakat secara otomatis terhadap gaji para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di KSB melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Gaji (SIMGAJI).

“Jika selama ini kita memotong zakat para PNS secara manual. Alhamdulillah, mulai bulan ini telah dilakukan pemotongan secara otomatis melalui aplikasi SIMGAJI PT Taspen,” tutur Nurdin Rahman SE, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Senin, (23/11).

MoU SIMGAJI Taspen
Penandatanganan MoU antara PT Taspen (Persero) dengan BAZNAS KSB, Jum’at, (20/11).

Selanjutnya, kata Nurdin, Pihak PT Taspen yang akan menyerahkan zakat yang telah terkumpul itu kepada BAZNAS KSB untuk dikelola. Dengan sistem ini, lanjutnya, maka tidak akan ada PNS di KSB yang terlewatkan membayar zakat. Karena gaji mereka terpotong secara otomatis melalui aplikasi SIMGAJI.

“MoU antara PT Taspen dan BAZNAS KSB soal itu telah ditandatangani saat peringatan Harlah KSB. Dengan kemitraan antara PT TASPEN dan BAZNAS, maka potensi zakat dari PNS betul-betul akan dikelola secara baik dan optimal,” jelasnya.

Kepala BPKD KSB Bersama Ketua BAZNAS KSB
Kepala BPKD KSB Bersama Ketua BAZNAS KSB

Kebijakan pemotongan zakat terhadap para PNS, urai Nurdin, telah berlangsung sejak tahun 2016, berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Sumbawa Barat Nomor 46 tahun 2016, dan Instruksi Bupati Sumbawa Barat Nomor 8 tahun 2016, dan Nomor 1 tahun 2017. Hal itu, jelasnya, merupakan tindak lanjut dari Undang-undang Nomor 23 tahun 2011, serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 tahun 2014, tentang pengelolaan zakat.

“Pak Bupati betul-betul konsen terhadap persoalan ini. Jika potensi zakat ini bisa dimaksimalkan, maka tidak akan ada lagi orang yang kesusahan di KSB. Karena semuanya bisa dibantu dengan zakat, infaq, dan sedekah yang dipungut dan dikelola oleh BAZNAS,” demikian Nurdin Rahman SE. (kdon)

Don`t copy text!