19/10/2020

PORTAL BERITA KOBAR

www.kobarksb.com

Pasien Sembuh Covid-19

Sembuh Covid-19, Seorang Warga Bogor Dilepas Pulang dari RSUD KSB

“32 Orang Telah Sembuh, 2 Orang Masih Isolasi”

Taliwang, KOBAR – Setelah sekian lama menjalani perawatan dan isolasi di instalasi khusus RSUD Asy-Syifa’ KSB. Seorang pasien positif Covid-19 akhirnya sembuh, dan dilepas pulang ke tempat tinggalnya, oleh dr Carlof Sitompul, Direktur RSUD KSB, Rabu, (16/9).

Pasien dilaporkan atas nama Hernawati, Warga Kabupaten Bogor, tapi saat ini berdomisili di Kecamatan Maluk, KSB. Selama masa perawatan dan isolasi di RSUD, yang bersangkutan dalam kondisi baik, dan selalu mematuhi petunjuk paramedis.

“Hari ini kami melepas pulang seorang lagi dari Maluk, setelah sembuh dari Covid-19. Kami harap agar ibu Hernawati tetap menjaga daya tahan tubuhnya, dengan makan makanan bergizi, olahraga, dan berjemur di pagi hari. Serta tetap setia menjalankan protokol kesehatan pencegahan covid-19, walaupun sudah sembuh,” tutur Carlof.

Hernawati dan dr Carlof Sitompul

Menurut Carlof, hingga hari ini, sudah ada 32 orang yang sembuh dari Covid-19 di KSB. Yang tersisa hanya 2 orang pasien, yang sedang diisolasi di instalasi khusus RSUD Asy-Syifa’ KSB.

“Puji Tuhan, 32 orang telah sembuh dari Covid-19 di KSB. Tersisa tinggal 2 orang yang masih diisolasi. Kondisi ini terwujud berkat dukungan, dan konsistensi masyarakat untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan. Karena itulah kuncinya, dalam mencegah penyebaran Covid-19,” kata Carlof.

Carlof berharap agar kondisi minim positif Covid-19 di KSB ini, dapat terus dijaga dan dipertahankan. Kepatuhan masyarakat untuk senantiasa melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 adalah kunci keberhasilannya.

“Mari patuh memakai masker bila keluar rumah, dan rajin cuci tangan pakai sabun, serta jaga VDJ. V = VENTILASI; Hindari ruang publik, atau transportasi publik dengan ventilasi, atau sirkulasi udara tertutup. D = DURASI; Usahakan durasi bertemu dan bercakap dengan orang lain maksimal 5-15 menit. J = JARAK; Jaga jarak dengan lawan bicara minimal 1 meter, bila bisa 2 meter lebih baik. Bersama kita cegah Covid-19,” demikian dr Carlof Sitompul. (kdon)

KOMENTAR

Komentar

Don`t copy text!