fbpx
20/09/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

Musyafirin

Bupati Beri Insentif Kepada Seluruh Guru Ngaji, Pembina TPQ, dan Hukum Masjid di Kecamatan Taliwang

Firin: Mungkin Ini Tidak Seberapa, Tapi Inilah Penghargaan Kami

Taliwang, KOBAR – Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, menyerahkan secara simbolis insentif bagi 894 orang Guru Ngaji, Pembina TPQ, dan Hukum Masjid yang ada di Kecamatan Taliwang, Selasa, (15/9). Insentif itu disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Dalam pengarahannya, di Masjid Agung Darussalam, Bupati meminta para hukum masjid, pembina TPQ, dan guru ngaji untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas yang dijalaninya. Ia berkata, bahwa guru ngaji dan hukum masjid adalah orang-orang yang sangat dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta agar para hukum masjid untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang syariat islam, terutama soal menjauhi riba.

“Kita harus berperan di tengah masyarakat dalam hal melawan praktik riba. Semua kita harus bertanggung jawab. Apalagi bapak-bapak ini paling dekat dengan masyarakat di lingkungan setempat,” kata HW Musyafirin.

Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M.

Insentif yang diberikan oleh Pemerintah Daerah ini, lanjut Bupati, sebenarnya tidak sebanding dengan tanggung jawab dan tugas dari para pengurus masjid, Pembina TPQ dan para guru ngaji. Tetapi inilah kemampuan dan penghargaan yang dapat diberikan oleh pemerintah, walaupun tidak seberapa.

“Mungkin ini tidak seberapa. Tapi inilah sumbangsih dan penghargaan kami terhadap Bapak/Ibu, atas segala dedikasi yang dilakukan dalam menjalankan sebuah misi mulia. Semoga ini dapat berguna dan bermanfaat,” tutup Bupati.

Sementara itu, H M Jafar Yusuf, Ketua BAZNAS KSB, dalam keterangannya kepada awak media, menjelaskan, bahwa insentif itu telah disalurkan sebagian oleh pihaknya kepada para penerima, pada bulan ramadhan lalu. Sisanya, hari ini. Termasuk telah memberikan sejumlah bantuan kepada masjid-masjid yang ada di Kecamatan.

Jafar Yusuf menuturkan, bahwa tujuan dari pemberian insentif ini adalah dalam rangka untuk menunjang kegiatan para hukum masjid, agar bisa lebih bersemangat dalam memakmurkan masjid. Sekaligus sebagai penghargaan atas dedikasi mereka. 

“Ini bukan honor, tetapi ini adalah penghargaan dan apresiasi Pemerintah Daerah kepada para pengurus masjid, guru ngaji dan pembina TPQ, yang telah berjuang dan bekerja selama ini tanpa pamrih, dan tanpa gaji,” jelasnya.

Adapun rincian nominal insentif yang diberikan oleh Pemerintah Daerah melalui Baznas, urai Jafar Yusuf, adalah sebagai berikut; 24 orang hukum masjid Kabupaten, masing-masing mendapatkan Rp 900.000. Sementara untuk hukum Masjid Kecamatan ada 145 orang, dan masing-masing mendapat Rp 700.000. Hukum masjid Kelurahan sebanyak 105 orang, dan masing-masing mendapat Rp 900.000. Sedangkan hukum masjid lingkungan, berjumlah 363 orang, dan masing-masing mendapatkan insentif sebesar Rp 900.000.

“Untuk Pembina TPQ, ada 155 orang. Masing-masing mendapatkan Rp 900.000. Sementara guru ngaji mandiri berjumlah 101 orang. Dan masing-masing mendapatkan Rp 900.000. Sehingga total yang disalurkan kepada 894 orang tersebut, berjumlah Rp 799.700.000,” demikian Ketua BAZNAS KSB. (kdon)

Baca Juga :  Masih Pertengahan Tahun, SKPD Sudah Habiskan Dana SPPD

KOMENTAR

Komentar

Don`t copy text!