fbpx
20/09/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

Paralayang Olat Sare

Bukit “Olat Sare” Bakal Jadi Spot Paralayang Terbaik di NTB

“KSB, Kabupaten Serba Bukit”

Poto Tano, KOBAR – Sumbawa Barat tidak pernah kekurangan destinasi wisata, terutama pesona alamnya. Salah satu keunggulan Kabupaten di ujung barat Pulau Sumbawa ini, adalah begitu banyak perbukitan tegak menjulang, yang ketika dikelola dengan baik, bisa jadi destinasi wisata yang menarik. Maka, tidak salah jika Bupati Sumbawa Barat, HW Musyafirin, pada suatu kesempatan beberapa waktu lalu, pernah berseloroh, KSB adalah singkatan dari Kabupaten Serba Bukit.

Maksud Bupati ketika berkata begitu, ia ingin mengatakan, bahwa potensi pariwisata yang dimiliki KSB tidak pernah habis. Tergantung, mau dikelola dan dikembangkan, atau tidak. Dan ini menjadi tantangan, sekaligus pekerjaan rumah bagi para penggiat pariwisata, dan juga dinas terkait.

Disamping Desa Mantar, ternyata di Kecamatan Poto Tano ada juga tempat yang layak untuk dikembangkan sebagai spot paralayang. Tempat itu bernama “Olat Sare”, yang berlokasi di Desa Tambak Sari, Kecamatan Poto Tano. Kepada awak media, baru-baru ini, Suhardi, Kepala Desa Tambak Sari, mengatakan, bahwa pihak sengaja membuka kawasan Olat Sare di desanya itu. Selain sebagai tujuan wisata panorama bukit, katanya, juga olat sare menjadi alternatif lokasi baru bagi para penggiat olahraga paralayang. 

“Sudah lama para penggiat paralayang membidik lokasi ini. Dan baru saat ini kami menyambutnya. 17 Agustus lalu, awal mula kawasan ini kami buka. Selanjutnya akan terus kami kembangkan sebagai salah satu spot terbaik paralang di KSB, bahkan NTB,” tutur Suhardi.

Panorama Olat Sare, klaim Suhardi, tidak kalah cantiknya dengan Mantar. Posisinya yang menghadap tepat ke arah barat, akan membuat para pengunjung terpukau saat memandang matahari tenggelam dengan latar belakang gunung rinjani. Para penerbang paralayang pun akan terpesona, ketika melihat hamparan pantai di bawah mereka, dan nuansa kawasan pesisir pantai. 

“Kalau sore hari, pemandangan dari atas bukit bagus sekali. Dan ini salah satu nilai jual bukit sare,” ujar Suhardi.

Keunggulan lain yang ditawarkan kawasan wisata Olat Sare, kata Suhardi, adalah lokasinya yang mudah dijangkau. Meski saat ini, lanjutnya, akses jalannya masih sedang dirintis. Namun ia menyatakan, bahwa dalam waktu dekat, pengunjung bisa mencapai lokasi dengan mudah hingga ke puncak tertingginya. 

“Kami sedang membangun akses jalan menuju puncak bukit Supaya pengunjung, maupun para penggiat paralayang mudah mencapai puncak bukit olat sare,” jelas Kades.

Sementara itu, H Amri, salah seorang penggiat Paralayang di KSB, kepada awak media, mengakui, lokasi wisata Olat Sare sangat bagus dan layak untuk dijadikan spot terbang paralayang. Ia menyambut baik gagasan Pemdes Tambak Sari yang membuka kawasan itu sebagai lokasi wisata dan sekaligus sebagai spot paralayang.

“Luar biasa. Ini memberi alternatif baru bagi kami pecinta olahraga paralayang untuk spot terbang. Kami siap mendukung pak Kades,” kata Amri.

Secara teknis, sambung Amri, pria yang akrab disapa Haji Amor ini, menjelaskan, bahwa tipikal angin di Olat Sare hampir sama dengan Mantar. Karena itu, tukasnya, kegiatan terbang di lokasi itu tak sekedar hanya menikmati panorama alamnya, tetapi juga sangat cocok untuk dijadikan lokasi kegiatan kejuaraan paralayang. 

“Iya, kebetulan posisinya hampir sama dengan Mantar. Tapi di olat sare, panoramanya agak beda. Karena fragmen petak tambak udang yang berada tepat di bawah bukit, punya keunikan sendiri untuk dinikmati saat terbang,” pungkas Haji Amor. (klar)

Baca Juga :  Kejari KSB Gelar Acara Pencanangan ZI, WBK dan WBBM

KOMENTAR

Komentar

Don`t copy text!