Bupati KSB Rutin Datangi Rumah Warga Kurang Mampu Untuk Berbuka Puasa Bersama

Bupati KSB Rutin Datangi Rumah Warga Kurang Mampu Untuk Berbuka Puasa Bersama

Brang Ene, KOBAR – Bupati Sumbawa Barat, Ir H W Musyafirin MM, secara prbadi rutin berbuka puasa bersama (bukber), di rumah warganya yang kurang mampu, para janda dan lansia. Kesempatan kali ini, Bupati datangi warganya yang kurang mampu di Dusun Hijrah, Desa Mujahiddin, Kecamatan Brang Ene, Kamis, (30/04), Malam.

Di sela-sela berbuka puasa bersama, Bupati mengatakan dirinya sengaja ingin berbuka puasa bersama warga dan ibu-ibu lansia, selain untuk menjalin tali silaturahmi, dirinya juga ingin merasakan kebersamaan bersama warganya.

“Adat kita tau Samawa penuh dengan rasa persaudaraan, tali silaturahmi selalu terjalin dengan baik. Jadi kita dekat dengan warga seperti ini adalah hal yang biasa,” katanya.

Bupati KSB saat berbuka puasa di rumah warga Dusun Hijrah

Berbuka puasa bersama serta kegiatan tarawih keliling (Tarling) merupakan agenda rutin setiap tahun di bulan ramadhan. Namun di tengah musibah pandemi Covid-19, Bupati tidak melaksanakan buka puasa bersama seperti tahun biasanya.

“Ramadhan tahun ini berbeda dengan tahun lalu, biasanya berbuka puasa bersama kita laksanakan dengan ramai bersama warga, namun tahun ini kita tidak seperti itu. Sekarang kita dilanda musibah, kita harus hindari keramaian, akan tetapi berbuka puasa di rumah warga seperti ini adalah cara memperkuat silaturahim dan perlu kita jalin terus menerus” ucap Bupati, sembari menikmati segelas kopi yang tersedia di hadapannya.

Berbuka puasa di rumah warga, sambung Bupati, sebagai cara bahwa kita di Sumbawa Barat ini hidup penuh dengan rasa persaudaraan, warga dan Bupati menyatu tak berjarak, dan merasakan kondisi warga di saat berbuka puasa, dan rasanya sangat berkesan sekali.

“Tidak canggung rasanya berada di tengah ibu-ibu janda dan lansia, persis seperti keluarga sendiri. Ibarat keluarga yang pergi merantau namun kembali ke kampung untuk menjalankan puasa ramadhan bersama,” ucap Bupati gembira.

Terlihat rasa haru di raut wajah pemilik rumah, dan para ibu lansia, sosok ibu-ibu tua renta terlihat matanya berkaca di hadapan Bupati. Mereka yang terbiasa hidup sendiri sontak merasakan keramaian, dentingan piring seperti teringat masa bersama keluarganya. Terlihat Bupati dan istrinya seperti keluarganya sendiri. (kras)

Don`t copy text!