fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Seorang Lansia Terpaku Ketika Rumahnya Dibedah Bupati

“Para Pengusaha Digugah Untuk Rela Berbagi”

Brang Rea, KOBAR – Rasa haru tak bisa disembunyikan Misbah (80), warga Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, ketika rumahnya disambangi Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM. Haru dan bahagia pria lanjut usia (lansia) itu begitu nampak saat Bupati menyerahkan bantuan rehabilitasi rumah yang ditempati.

Misbah yang kini hidup sebatang kara setelah dirinya ditinggal istri tercinta, hanya bisa menitikkan air mata, tanpa mampu mengucapkan sepatah kata sebagai bentuk terima kasihnya kepada pemerintah. Di usianya yang renta, rasanya air mata itulah yang menjadi jawaban, betapa sungguh besar terima kasih yang ingin ia ucapkan. Bahkan, ia belum percaya gubuk berukuran kurang lebih 4 x 5 meter yang selama puluhan tahun ditempatinya itu, bakal dibongkar dan dibangun lagi supaya layak huni.

Kondisi atap rumah yang rusak dan bocor di banyak bagian, semakin membebani pikiran lelaki lanjut usia itu. Tetapi jangankan memperbaiki atap rumah, untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari jauh dari cukup.

“Hanya terima kasih yang dapat kami ucapkan kepada pemerintah khususnya kepada Bupati dan Managemen PT Brantas karena telah bersedia membangun rumah baru untuk aping Misbah ini,” ungkap Sarapuddin, warga setempat, mewakili Misbah.

Bupati mengunjungi kediaman Misbah didampingi HRD PT Brantas dan sejumlah pejabat lainnya. Kedatangan orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri itu seusai memperingati Hari Perumahan Nasional (Hapenas) 2016 yang berlangsung di Desa Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, Kamis (25/8), kemarin.

Pada kesempatan itu Bupati mengatakan, bantuan pembangunan bedah rumah itu atas sinergi bersama antara PT Brantas dengan Pemkab Sumbawa Barat dalam mengentaskan rumah tidak layak huni. Tindakan itu juga dilakukan untuk menggugah nurani masyarakat yang mampu, terutama para investor, untuk mau berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat. Apalagi, para investor sejauh ini hanya memenuhi tuntutan Undang-undang saja. Semisal, membayar pajak atau memberdayakan produk UMKM lokal.

“Tetapi itukan tuntutan peraturan yang wajib mereka patuhi. Sedangkan, di tengah masyarakat, mereka kurang terlihat dengan kontribusi kemanusiaan yang diberikan,” ujarnya.  

Untuk diketahui, memperingati Hapenas, Pemkab Sumbawa Barat memperingatinya di dua wilayah berbeda. Pertama di Desa Bangkat Monteh, Kecamatan Brang Rea, yang dirangkai dengan peletakan batu pertama pembangunan rumah baru milik Misbah. Selanjutnya di Desa Kertasari, Kecamatan Taliwang, dengan mengunjungi rumah salah seorang warga tak mampu. (kjon/ktas)

Don`t copy text!