10/08/2020

Pastikan Musim Tanam Kedua Lancar, BPSDA Perbaiki Saluran Irigasi Desa Sapugara Bree

Brang Rea, KOBAR – Untuk memastikan Musim Tanam (MT) kedua tahun 2020, Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA), Pulau Sumbawa melakukan rehabilitasi saluran irigasi yang rusak akibat diterjang banjir, di Desa Sapugara Bree, Kecamatan Brang Rea, Sumbawa Barat, pada Minggu (19/4) pagi tadi.

“Kita perbaiki saluran irigasi untuk memperlancar kesediaan air sawah petani yang rusak akibat timbunan tanah dan kayu” kata Kepala BPSDA Pulau Sumbawa, Med Manjarungi.

BPSDA sendiri melibatkan Persatuan Petani Pemakai Air (P3A), serta pemerintah Desa Sapugara Bree. Ini dilakukan agar saluran iragasi menjadi lancar, dan bisa mengairi sawah petani sekitar saluran irigasi tersebut.

Baca Juga :  Bupati Diminta Tinjau Ulang Kenaikan Tarif PDAM
BPSDA, P3A dan Pemerintah Desa Sapugara Bree Sedang Gotong Royong

Upaya kerjasama dan sinergi dengan P3A, pemerintah Desa serta kelompok tani kerap dilakukan BPSDA untuk menjaga keberlangsungan aset serta mendorong partisipasi masyarakat pertanian kita.

“Ini sederhana mas. Tapi sangat berpengaruh. Mereka para petani kita harap mau ikut menjaga, memelihara dan memiliki aset aset irigasi bantuan pemerintah untuk terus dimanfaatkan secara berkesinambungan untuk petani. Ini juga membantu meringankan kerja pemerintah provinsi,” terangnya.

Gotong Royong Saluran Irigasi Petani Desa Sapugara Bree

Ada juga aliran irigasi yang menjadi tanggung jawab Daerah, namun yang diperbaiki saat ini adalah tanggung jawab BPSDA Dinas PU Provinsi NTB. Gotong royong dilakukan untuk memastikan fungsi irigasi berjalan lancar dan tidak menganggu aktifitas tanam petani.

Baca Juga :  Kepala BP4K : Penyuluh Minim Sarana Pendukung

Sebelumnya, BPSDA Pulau Sumbawa telah kelakukan perbaikan Gorong-gorong drum, untuk memperlancar Daerah Irigasi (DI), kompleks ‘Orong Bawa’ Desa Marente, Kecamatan Alas, Sumbawa Besar, yang putus akibat banjir. (kras)

loading...
Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar