fbpx
06/06/2020

PORTAL BERITA KOBAR

kobarksb.com

BNI Dipercaya Pegang Kartu Pariri

Taliwang, KOBAR – Penyaluran dana bantuan bagi para Lansia dan penyandang Disabilitas (Kartu Pariri, red) yang semula direncanakan akan disalurkan oleh PT Pos dan Giro Taliwang, kini penyalurannya dipercayakan kepada pihak bank. Perubahan ini dilakukan sebagai salah satu upaya Pemkab Sumbawa Barat membudayakan gemar menabung di kalangan masyarakat.

“Benar, Pemkab telah menunjuk Bank BNI sebagai pihak yang menyalurkan dana bantuan itu. Perubahan tersebut dilakukan untuk membiasakan masyarakat agar gemar menabung,” ungkap Sekretaris Dinas Sosial (Dinsos), Manurung SPd.

Dalam penyaluran dana bantuan itu, nantinya pihak Bank akan memberikan rekening dalam bentuk buku tabungan kepada masing-masing penerima  berikut nominal bantuan yang diterima.

Untuk itu diharapkan kepada para penerima untuk tidak serta-merta menggunakan seluruhnya, tetapi disisakan separuhnya yang sekiranya nanti dibutuhkan untuk keperluan mendesak.

Baca Juga :  Bupati Minta Dewan Pendidikan Difungsikan dan Didengar

“Jangan liat kecilnya nominal bantuan yang  diberikan, tetapi liat bagaimana budaya gemar menabung ini bisa ditanamkan. Apalagi tujuan gemar menabung itu akan turut menanamkan kebiasaan produktif, dan kebiasaan untuk selalu merencanakan masa depan,” imbuhnya.

Sementara dari sisi penyaluran, pihak bank BNI sendiri tambah Manurung sudah menyiapkan segalanya. Seperti halnya kesiapan menempatkan petugas di masing-masing desa ketika tahapan pencairan mulai dilakukan.

“Yang jelas dalam proses penyalurannya nanti pihak Bank sudah siap. Tinggal menunggu waktu penyalurannya saja,” cetusnya.

Saat ini, pihaknya tengah menunggu dikeluarkan regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang mekanisme penyaluran bantuan tersebut. Regulasi itu sebagai acuan untuk mengantisipasi jika nanti terjadi tumpang tindih dalam penyalurannya.

Baca Juga :  Pekerjaan RSUD Harus Selesai Tahun Ini

“Perbupnya sudah ada di meja Bupati untuk segera ditandatangani. Dan yang jelas Perbup itu diterbitkan untuk mengatur pola penyaluran bantuan,” terangnya.

Ditanya mengenai waktu penyaluran dana bantuan tersebut, Manurung memperkirakan awal Februari mendatang sudah mulai disalurkan. Ia bahkan memastikan hingga akhir Januari ini, seluruh mekanisme yang mengatur pola penyalurannya sudah harus rampung. Sementara untuk data penerima bantuan juga tetap akan dilakukan perbaikan.

“Perbaikan data penerima ini tetap dilakukan untuk memastikan apakah calon penerima masih hidup atau sudah meninggal dunia. Apabila tidak dilakukan perbaikan dikhawatirkan akan menimbulkan masalah maupun protes dari masyarakat karena penyalurannya yang tidak tepat sasaran,” demikian Manurung. (ktas)

loading...
Bagikan di:

KOMENTAR

Komentar