Kapal Pengangkut Limbah Newmont Dinyatakan “Clear And Clean”

Kapal Pengangkut Limbah Newmont Dinyatakan “Clear And Clean”

“Hasil Pemeriksaan Tim Gabungan, Material PTNNT Sesuai Manifest”

Benete, KOBAR – Simpang siur muatan kapal Red Rock Voyage 1602 milik PT Meratus Line, yang sempat ditahan Lantamal VII Kupang, karena mengangkut puluhan ton limbah B3 milik PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) yang diduga akan dibuang di perairan NTT, Selasa, (19/1). Bahkan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH M Zainul Majdi, langsung memerintahkan Dinas Pertambangan dan Badan Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, termasuk tim penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) untuk berangkat menuju Kupang memeriksa isi kontainer kapal tanker tersebut. Akhirnya terjawab sudah.

PTNNT dalam siaran pers yang diterima media ini, Jum’at (22/1), kemarin, menyatakan bahwa hasil pemeriksaan kapal MV Red Rock yang dilaksanakan oleh  Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah dikonfirmasikan, bahwa semua material yang dikapalkan oleh PTNNT sesuai dengan manifest yang sebelumnya telah diperiksa dan disetujui oleh instansi Pemerintah terkait di pelabuhan Benete.

“Limbah yang diangkut oleh kapal MV Red Rock adalah oli bekas dan limbah-limbah  lainnya yang telah mendapat izin untuk dikirim ke sarana-sarana pendaur ulang limbah berizin milik pihak ketiga di dalam negeri,” kata Syarafuddin Jarot,  Manager Social Responsibility PTNNT.

Menurutnya, PTNNT senantiasa menjalankan operasi tambang secara bertanggung jawab dan mematuhi peraturan Pemerintah di bidang perlindungan lingkungan termasuk didalamnya pengelolaan limbah  di bawah pengawasan yang ketat serta memberikan laporan secara rutin kepada instansi-instansi pemerintah terkait, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan (KLHK) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM).

Bahkan ia menambahkan, atas ketaatan perusahaan terhadap regulasi Pemerintah Republik Indonesia (RI), PTNNT dianugerahi penghargaan Aditama Emas dari KESDM di bidang pengelolaan lingkungan dan peringkat PROPER Biru dari KLHK, belum lama ini.

“Baru-baru ini, kami telah menerima penghargaan Aditama Emas dari KESDM di bidang pengelolaan lingkungan dan peringkat PROPER Biru dari KLHK yang menilai bahwa PTNNT telah memenuhi seluruh standar dan peraturan-peraturan pengelolaan lingkungan dan tanggung jawab sosial yang ditetapkan,“ tutup Jarot.  (krim)

Don`t copy text!