Tiga Serikat Pekerja Kompak Dorong Newmont Beri Kompensasi Daerah Penghasil

Tiga Serikat Pekerja Kompak Dorong Newmont Beri Kompensasi Daerah Penghasil

Taliwang, KOBAR – Tiga serikat pekerja, baik Serikat Pekerja Nasional (SPN), Serikat Pekerja Tambang Samawa (SPAT) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), sepakat menyuarakan agar tidak hanya karyawan saja yang mendapatkan kompensasi dari hasil akuisisi saham PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) ke PT Amman Mineral Internasional (PTAMI). Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai daerah penghasil harus juga sama mendapatkan kompensasi itu.    

“Sumbawa Barat sebagai daerah penghasil sudah sewajarnya mendapatkan kompensasi atas penjualan saham itu,” kata Benny Tanaya, Ketua DPC SPN Sumbawa Barat.

Selain itu kata Benny, kompensasi tersebut bisa dijadikan sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi bagi Pemkab Sumbawa Barat yang telah menjamin keamanan dan kenyamanan PTNNT selama melakukan operasi pertambangan di Sumbawa Barat.

“PTNNT telah mendapatkan keuntungan besar dari aktifitasnya. Jadi tidak salah, ketika perusahaan pergi setelah menjual sahamnya, mestinya harus ada penghargaan lain dari perusahaan ke pemerintah setempat. Karena biar bagaimanapun juga, selama belasan tahun beroperasi, Pemkab telah menjamin kenyamanan mereka  berinvestasi,” tukasnya.

Hal senada diutarakan juga Ketua PUK SPAT, Yusrawan Galang, dan PUK SPSI, Zainuddin Wanden. Mereka mengatakan, apapun alasannya, Kabupaten Sumbawa Barat sebagai daerah penghasil memiliki andil yang sangat besar bagi keberlangsungan operasional PTNNT.

“Anggaplah kompensasi itu sebagai ucapan terima kasih dan penghargaan bagi Pemerintah daerah maupun masyarakat Sumbawa Barat yang selama ini telah berusaha keras menjaga keamanan dan kenyamanan perusahaan,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, mengatakan, jika PTNNT bersedia memberikan dana kompensasi itu, maka pihaknya akan mengalokasikan dana tersebut untuk program kerakyatan.

“Jika diberikan, mengentaskan kemiskinan adalah arah penggunaannya. Dana tersebut bahkan akan menjadi sejarah bagi rakyat Sumbawa Barat sekaligus sebagai tanda kontribusi nyata perusahaan kepada masyarakat,” katanya.

Selain bentuk kompensasi, PTNNT juga bisa berkontribusi dengan model lain. Semisal  membangun sebuah rumah sakit agar bisa menjadi kenangan bagi masyarakat bahwa PTNNT pernah beroperasi di KSB.

“Ambil contoh rumah sakit di Ratatotok Minahasa Raya yang dibangun oleh PT Newmont Minahasa Raya (PTNMR). Hal itu bisa mereka lakukan karena akan menjadi bangunan monumental di KSB,” tutup Bupati. (kjon)

Don`t copy text!