Alat Peraga Kampanye Pilkada KSB Hanya Sekali Cetak

Alat Peraga Kampanye Pilkada KSB Hanya Sekali Cetak

Heru: Yang Rusak Tidak Akan Diganti

Taliwang, KOBAR – Cukup banyaknya alat peraga kampanye yang terpasang rusak, bahkan ada yang sudah porak-poranda, padahal alat sosialisasi pasangan calon itu dihajatkan terpasang hingga 5 Desember mendatang. Namun pihak Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa Barat (KPU KSB) memastikan bahwa tidak ada pergantian terhadap alat peraga yang rusak dan hilang.

Ketua divisi logistik, Deni Syahputra SPd, yang dikonfirmasi media ini mengatakan, KPU KSB hanya memiliki anggaran untuk pengadaan alat peraga satu kali saja, jadi bisa dipastikan bahwa tidak ada pencetakan tambahan atau pengganti terhadap yang sudah rusak. “Anggaran yang kami miliki hanya untuk satu kali pencetakan saja,” tegasnya.

Diakui Deni, sapaan akrabnya, alat peraga yang dipasang itu seharusnya berada dengan kondisi baik sampai 5 Desember mendatang atau sampai berakhir masa kampanye, namun kenyataan sekarang justru sudah ada yang rusak. “Saya akui bahwa ada beberapa alat peraga yang sudah rusak, namun belum diketahui apakah kerusakan itu atas kesengajaan atau ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” lanjutnya.

Deni juga mengaku bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan identifikasi dan pengecekan lapangan untuk mendapatkan data akurat jumlah alat peraga yang rusak, termasuk yang hilang, karena informasinya ada yang sengaja diambil. “Nanti akan ada data konkrit semuanya, karena saat ini masih dilakukan pengecekan lapangan,” tegasnya lagi.

Sementara ketua KPU KSB, Khairuddin SE, tidak membantah jika kondisi alat peraga yang terpasang ada yang sudah rusak dan hilang, bahkan diakui bahwa kerusakan itu disebabkan oleh kesengajaan. “Kami dapat informasi bahwa ada oknum yang sengaja merusak, termasuk sengaja mengambilnya dari lokasi pemasangan,” beber Heru, sapaan akrabnya.

Diakuinya, memang sejauh ini belum ada laporan resmi dari masyarakat maupun tim kampanye, akan tetapi dari pantauan yang dilakukan oleh pihaknya terdapat beberapa titik yang rusak, pihaknya juga tidak mau bersepekulasi bahwa itu akibat ulah dari oknum yang tidak bertanggung jawab, akan tetapi pihaknya mengajak semua pihak untuk menjaga APK tersebut agar tidak rusak. “Saya akui ada yang rusak, namun tidak ingin bersepekulasi bahwa ada faktor kesengajaan dari oknum yang tidak bertanggung jawab, karena tidak ada bukti,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu Heru berharap kepada semua pihak untuk secara bersama-sama menjaga alat peraga yang terpasang itu, karena bagian dari sosialisasi pasangan calon itu sendiri, karena bisa jadi ada masyarakat pemilih yang belum mengetahui pasangan calon, termasuk nomor urut dari pasangan calon itu sendiri. “Saya ajak semua pihak untuk menjaga alat peraga tersebut,” pintanya.

Meskipun mengakui ada yang rusak dan hilang, Heru juga memastikan bahwa tidak ada pergantian atau pencetakan lagi, karena porsi anggaran yang disediakan hanya untuk sekali pencetakan saja. “Tidak ada pergantian atau pencetakan tambahan terhadap alat peraga,” timpalnya.

Pantauan langsung media ini, kondisi alat peraga bukan hanya rusak dan hilang, namun banyak juga yang roboh, lantaran material yang digunakan untuk memasang tidak kuat menahan angin. Beberapa alat peraga yang roboh itu sendiri tidak diberdirikan kembali. Salah satu contoh alat peraga yang roboh berada dalam areal Alun-alun kota Taliwang. (kimt)

Don`t copy text!