fbpx
Para Pejabat KSB Mulai Malas Hadiri Undangan Bupati

Para Pejabat KSB Mulai Malas Hadiri Undangan Bupati

Kabag Humas: Seluruh Pimpinan SKPD Telah Diundang Resmi

Taliwang, KOBAR – Peringatan Nuzulul Qur’an tingkat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang dilaksanakan di Masjid Agung Darusallam pada Jum’at malam 3/7, dihadiri Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli SH MM dan Wakil Bupati, Drs H Mala Rahman dan terlihat juga Kapolres KSB, AKBP Teddy Suhendyawan Syarif SIk, sementara Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) nyaris tidak terlihat.

Minimnya pejabat hadir disaat acara tingkat Kabupaten, apalagi dihadiri langsung Bupati dan Wabup menjadi pemadangan yang tidak biasa bagi masyarakat yang hadir dalam acara nuzulul qur’an, sampai muncul persepsi bahwa acara yang digelar tidak menghadirkan pejabat. “Seluruh SKPD telah diundang secara resmi,” tegas Kabag Humas Protokol, Najamuddin Amy S.Sos MM, usai acara digelar.

Pada kesempatan itu Najam sapaan akrabnya juga mengatakan, bagi pimpinan SKPD yang tidak berkesempatan hadir atau berhalangan, diharapkan untuk memberikan perintah bawahannya untuk mewakili. “Saya tidak membantah jika yang hadir saat ini lebih banyak dari masyarakat umum, atau tidak banyak pejabat yang hadir,” sesalnya.

Pada kesempatan itu Najam berharap semua SKPD tetap intens mengikuti rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pemerintah, apalagi masih banyak rangkaian acara yang akan dihelat saat Ramadhan ini. “Bupati berharap setiap kegiatan yang menghadirkan masyarakat harus didominasi oleh aparatur, agar bisa menjadi momentum bersilaturahim dengan masyarakat,” tuturnya.

Pantauan langsung media ini, jumlah pejabat eselon II yang hadir saat itu bisa dihitung dengan jari, begitu juga dengan pejabat eselon III, sementara pihak panitia meminta agar semua SKPD bisa hadir dalam memeriahkan acara peringatan Nuzulul Qur’an.

Sementara Bupati KSB pada kesempatan itu lebih menyampaikan bahwa perayaan Nuzulul Qur’an yang diikuti saat itu merupakan rangkaian terakhir bagi dirinya sebagai Bupati KSB dan pada kesempatan itu juga dijadikan momentum untuk menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, jika selama diberikan kepercayaan sebagai Bupati ada khilaf yang dilakukan. “Kalau tahun depan saya berada di mimbar ini, maka kapasitas saya bukan sebagai Bupati KSB lagi,” tandasnya.

Kyai Zul sapaan akrab Bupati KSB juga menyampaikan bahwa hikayat Nuzulul Qur’an harus menjadi motivasi besar bagi masyarakat dan pemerintah KSB dalam melanjutkan pemerintahan, seiring dengan tema besarnya, menjunjung tinggi nilai-nilai Al Qur’an menuju masyarakat KSB ber-peradaban Fitrah. “Saya mengajak kita semua untuk menjaga KSB lebih baik dan bisa meraih apa yang menjadi harapan bersama,” harapnya.

Sementara penceramah pada acara tersebut, Dr TGH Lalu Zainuri MA, lebih menekankan tentang perlunya keyakinan diri dalam berbagai hal, karena meyakinkan diri merupakan salah satu kunci penting bagi umat islam agar tidak terjerumus pada kesesatan sampai pada kesyirikan. “Terkadang kita salah menempatkan keyakinan diri itu, seperti akan sembuh dari penyakit jika sudah mendatangi dukun, atau hal lain yang tidak disadari juga menjerumus pada kesyirikan,” urainya.

Dosen Institute Agama Islam Negeri (IAIN) itu juga menyampaikan bahwa kita saat ini sangat kurang mendalami Al-Qur’an, padahal segala macam hal terkandung di dalamnya, termasuk obat bagi seluruh penyakit. “Semoga dengan adanya perayaan Nuzulul Qur’an dapat mengembalikan semangat kita semua untuk membaca ayat suci tersebut dan lebih mengetahui makna yang terkandung didalamnya,” ajaknya. (kimt)

Don`t copy text!