Taliwang, KOBAR – Bupati KSB, Dr KH Zulkifli Muhadli, SH MM menemui langsung Forum Pemantau Kebijakan Daerah (FPKD) yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Graha fitrah, rabu 12/11, kemarin. Pada kesempatan itu orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu ‘menyemprot’ para pendemo dan menegaskan bahwa apa yang diorasikan itu tidak benar, bahkan mempertanyakan legalitas FPKD.
Kyai Zul sapaan akrab Bupati KSB pada kesempatan itu mengingatkan bahwa untuk pekerjaan renovasi tugu syukur tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), namun murni sumbangan. “Memang kalian punya uang untuk melaksanakan pekerjaan itu, sehingga kalian protes apa yang telah dilakukan oleh perusahaan tersebut,” cetus Kyai Zul.
Terkait dengan tenaga kerja yang juga disinggung dalam orasi, Kyai Zul juga mengingatkan bahwa tenaga kerja kita lebih memilih bekerja di PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), padahal beberapa hari lalu ada pembukaan lowongan dari PT Prasmanindo Boga Utama (PTPBU) sebanyak 40 orang, namun tidak ada yang berminat. “Kalian tahu tidak, lowongan yang dibuka PTPBU untuk 40 orang tidak ada yang mau,” tegasnya.
Setelah menjawab apa yang disampaikan dalam orasi, Kyai Zul langsung meninggalkan lokasi demo, sambil mengatakan, jika ingin terus berorasi silahkan diteruskan sampai puas.
Setelah ditinggal pergi Bupati KSB, Zulkifli Bujir selaku pemegang kendali aksi kembali berorasi untuk menyatakan bahwa penggunaan dana renovasi tugu syukur perlu ditinjau kembali, karena dana besar itu bisa dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur yang akan menopang sektor pertanian, sehingga lebih besar manfaatnya bagi masyarakat.
Zulkifli Bujir juga meminta agar pekerjaan yang sedang berjalan itu dihentikan, karena dianggap terlalu banyak yang tidak jelas, termasuk menuding bahwa ada kepentingan politik yang lebih besar dan meminta kepada Bupati KSB untuk membangun kerjasama dengan perusahaan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. (kimt)
About The Author
Trending di KOBARKSB.com
- 68Taliwang - Komite Pengarah Reformasi Birokrasi Nasional mencanangkan bahwa pelaksanaan reformasi birokrasi pada pemerintah daerah dilaksanakan mulai tahun 2012. Dan ditetapkanlah tahun 2012 sebagai Tahun Reformasi Birokrasi. Dalam rangka pelaksanaan agenda nasional itu, Pemerintah Pusat menetapkan Dr Zulkifli Muhadli SH MM, Bupati Sumbawa Barat, menjadi menjadi salah satu dari sembilan…
- 60Taliwang, KOBAR - Kondisi tugu syukur yang berada dalam lingkup perkantoran Kemutar Telu Center (KTC) seperti tidak terurus pasca dilakukan pembongkaran lantai dan pelatarannya, bahkan lokasi itu sendiri sudah tidak menjadi tempat tongkrongan masyarakat baik saat sore maupun malam harinya. Meskipun tidak ada aktifitas pembangunan di lokasi itu, Bupati Kabupaten Sumbawa…
- 60Taliwang, KOBAR - Festival Male Darussalam yang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada selasa 27/1, kemarin, menjadi perhatian banyak pihak, bahkan jadi sorotan media nasional dan media televisi, sehingga diyakini akan menjadi catatan sejarah dan kemungkinan akan menjadi contoh bagi daerah lain. Festival Male Darussalam yang merupakan acara peringatan maulid…
- 59Taliwang, KOBAR - Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr KH Zulkifli Muhadli, SH, MM memastikan jika pada tahun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2015 mendatang tidak ada lagi program pemberian bantuan dengan dalih apapun juga. Menurut orang nomor wahid di Bumi Pariri Lema Bariri itu, pada tahun mendatang pemerintah KSB…
- 59“Anggaran Biaya Tidak Ditanggung APBD” Taliwang, KOBAR - Pekerjaan renovasi tugu syukur yang berada dalam lingkungan Kemutar Telu Center (KTC) kembali terhenti, setelah sempat terlihat bergeliat beberapa hari. Belum ada penjelasan kenapa aktifitas itu berhenti, namun informasi yang diterima media ini, bahwa para pekerja tidak bisa melaksanakan pekerjaan, lantaran harus melaksanakan…
- 58Taliwang – Ketua Asosiasi BPD Sumbawa Barat, Herman Jayadi, mengeluhkan kualitas jalan kabupaten yang ada di wilayah kabupaten sumbawa barat yang dinilainya sangat buruk. Menurutnya, terlihat dari kondisi jalan di beberapa wilayah, seperti jalan Taliwang - Brang Rea dan Taliwang – Brang Ene, yang belum lama dikerjakan tapi telah rusak,…