fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

PSSB Ogah Ikut Piala Kemerdekaan

Taliwang, KOBAR – Persatuan Sepak Bola Sumbawa Barat (PSSB) memastikan diri tak akan ambil bagian dalam ajang Piala Kemerdekaan yang akan diadakan tim transisi sepak bola nasional.

Manager Komunikasi PSSB, Manurung, menjelaskan, untuk bertanding dalam kompetisi tersebut klub yang selama ini bertanding di divisi utama hanya perlu mendaftarkan diri. Namun PSSB tidak akan mengikuti pertandingan ‘pengobat hati’ buatan tim transisi pasca dibekukannya Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

“Tidak ada undangan karena tim mana saja boleh ikut. Tapi kami sudah pastikan, tidak akan ikut bertanding di kompetisi itu,” cetusnya kepada media ini, kemarin.

Menurut Manurung, kompetisi yang diadakan oleh tim transisi tersebut tidak kompetitif dan hanya terkesan mengambil hati klub yang selama ini telah kecewa dengan kebijakan Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) yang telah membekukan PSSI berikut seluruh kegiatannya.

“Tidak kompetitif karena tidak ada jaminan juga untuk kelanjutannya ke depan. Apalagi pertandingannya akan dikelola oleh orang-orang baru yang duduk di tim transisi,” timpalnya.

Sebagai klub yang selama ini mengikuti kompetisi di bawah PSSI. PSSB kata Manurung, tetap akan menunggu dipegangnya kembali kendali persepakbolaan negeri ini oleh PSSI. “Jadi biar saja bergulir kompetisi itu (Piala Kemerdekaan) kami akan menunggu kejelasan nasib persepakbolaan negeri ini dengan dikembalikannya PSSI sebagai organisasi yang mengurus sepak bola kita (Indonesia),” tegasnya.

Sementara itu akibat tak bergulirnya kompetisi Divisi Utama 2015, seluruh kegiatan PSSB sementara ini ditiadakan. Para pemain yang sebelumnya sempat dikontrak untuk menjalani laga Divisi Utama musim ini kembali ke daerahnya masing-masing. “Sementara pemain pulang ke kampungnya masing-masing, sebab tidak ada pertandingan yang kita jalani sejauh ini,” papar Manurung.

Untuk diketahui tim transisi akan menggelar turnamen Piala Kemerdekaan pada bulan Juli mendatang. Tim transisi menargetkan sebanyak 30 klub Divisi Utama akan berlaga dalam pertandingan menyambut hari kemerdekaan ke-70 Indonesia itu. (kimt)

Don`t copy text!