KPU: Balon Bupati Yang Masih Berstatus PNS Akan Dicoret

Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 22 Jun 2015

KPU: Balon Bupati Yang Masih Berstatus PNS Akan Dicoret


KPU: Balon Bupati Yang Masih Berstatus PNS Akan Dicoret Perbesar

Taliwang, KOBAR – Sosialisasi terkait tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa Barat (KPU KSB) selalu disisipi tentang syarat mutlak mundur bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan maju sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati, termasuk diingatkan bahwa kandidat itu akan dicoret sebagai calon, jika tidak mampu menunjukkan surat penetapan pengunduran dirinya.

Ketegasan tentang syarat itu sendiri disampaikan oleh Ketua KPU Nusa Tenggara Barat (NTB), Azhar Ansori, beberapa waktu lalu, termasuk meminta agar proses pengajuan pengunduran diri bisa lebih cepat diproses, karena untuk mendapatkan surat keputusan membutuhkan waktu yang cukup panjang. “Saya harap para kandidat yang berstatus PNS untuk segera melakukan proses pengunduran dirinya,” tuturnya di hadapan sejumlah wartawan.

Diingatkan Azhar Ansori, sesuai jadwal tahapan Pilkada yang diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 9 Tahun 2015 pasal 68, surat penetapan pemberhentian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus diserahkan bakal calon ke KPU paling lambat sebelum tanggal 24 agustus 2015 atau sehari sebelum penetapan calon peserta Pilkada.

“Batas waktu itu bisa menjadi salah satu titik rawan tahapan Pilkada karena berimbas pada pencoretan (gugur) sebagai pasangan calon jika tidak bisa diserahkan sesuai waktu yang ditetapkan. Karenanya, penting bagi bakal calon dari PNS untuk mengurus persyaratan mengundurkan diri itu jauh-jauh hari agar ketika dibutuhkan sudah tidak ada masalah,” tandasnya.

Diingatkan Azhar Ansori, pengunduran diri membutuhkan proses cukup banyak, karena itu dia menghimbau agar bakal calon dari PNS untuk mempersiapkannya dari sekarang. Menjadi rawan karena jika lewat, otomatis KPU akan mencoret dan tidak bisa dilakukan penggantian calon. Kasihan jika seluruh proses sudah dilalui tetapi batal ditetapkan sebagai calon hanya karena persoalan pengunduran diri.

Anshori juga meminta KPU di Kabupaten/kota untuk intensif melakukan sosialisasi tentang aturan kepada pasangan calon, Parpol pengusung maupun masyarakat. Khususnya mengenai batas waktu pendaftaran bakal calon yang dibatasi hanya bebeberapa hari. “Soal batas jam pendaftaran juga penting disosialisasikan, karena pada periode terdahulu bahwa batasanya pukul 00.00 wita, sementara periode sekarang yang tertuang dalam Peraturan KPU (PKPU), bahwa batas waktu pendaftaran hanya sampai pukul 16.00 wita,” terangnya.

Ketua Panwaslu KSB, Unang Silatang, menambahkan, selain untuk kepentingan kelancaran pendaftaran, pengunduran diri dari sekarang bakal calon dari PNS juga penting untuk menghindari berbagai kemungkinan, termasuk memanfaatkan jabatan dan posisinya sebagai PNS untuk kepentingan politik.

“Jika itu terjadi tentu sangat tidak dibenarkan baik secara etika maupun aturan. Karenanya PNS yang berniat maju, sebaiknya mundur dari sekarang,” tandasnya. (kimt)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 58
    Parpol Selalu Ogah Hadiri Undangan Penyelenggara PilkadaBeberapa acara yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tidak dihadiri oleh pengurus Partai Politik (Parpol). Kekecewaan juga harus dirasakan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) KSB, karena saat menggelar acara pelantikan Panwascam pada Rabu 17/6 kemarin, Parpol kembali tidak terlihat. **
  • 57
    Pilkada KSB Disuntik APBD Rp 9,350 MiliarTaliwang, KOBAR - Pembahasan anggaran hibah untuk pegelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada tahun 2015 sudah final dan telah ditetapkan oleh komisi II DPRD KSB. Besar anggaran yang disetujui sebanyak Rp 9,350 miliar, dengan rincian penggunaannya, KPU KSB sebanyak Rp 7 miliar, kemudian Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) sebesar Rp 2…
  • 56
    Panwaslu: Belum Ada Pelanggaran Aturan PilkadaTaliwang, KOBAR - Permintaan yang disampaikan kelompok masyarakat agar Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Sumbawa Barat (Panwaslu KSB) segera mengambil tindakan terhadap pelanggaran aturan tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilakukan pasangan bakal calon dinilai terlalu dini, karena saat ini belum ada pasangan calon yang akan diatur oleh aturan. Ketua Panwaslu KSB,…
  • 55
    Balon Bupati K2 Diganjal Dukungan GandaTaliwang, KOBAR - Hasil verifikasi awal yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa Barat (KPU KSB) terhadap berkas dukungan untuk calon perseorangan yang diusulkan pasangan bakal calon Bupati dan wakil Bupati, Kusmayadi ST, SKM, MM, Mars – Drs H Khairuddin Karim MH (K2) ditemukan ada dukungan ganda. Berkas dukungan yang diterima…
  • 54
    K2 Batal Banding Ke PTTUN“Kusmayadi Kembali PNS” Taliwang, KOBAR - Bakal calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang ikut melalui jalur perseorangan, Kusmayadi – H Khairuddin Karim (paket K2), batal mengajukan gugatan sengketa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN), lantaran batas waktu yang ditetapkan sudah lewat. Kandidat calon…
  • 54
    Pers Tak Boleh Memihak Paslon Tertentu Selama PilkadaTaliwang, KOBAR - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa Barat, Divisi Hukum, Aliatullah SH, mengingatkan kepada seluruh perusahaan media massa, cetak dan elektronik, agar menyiarkan pemberitaan tentang pemilihan umum dengan bijak, khususnya tentang Pilkada Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu yang ditekankan Alia adalah netralitas media terhadap seluruh pasangan calon…
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Pewarta

Baca Lainnya

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H

1 Februari 2024 - 18:43

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H - Haedar Nashir - Ketua Umum PP Muhammadiyah

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK

12 Januari 2024 - 15:30

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK - Loker Trakindo

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate

8 Oktober 2023 - 18:01

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate - Tambang Emas Freeport Indonesia

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS

12 Agustus 2023 - 20:27

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS - Seleksi PPPK 2023 - CASN 2023

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman

30 Juli 2023 - 22:03

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman - Jamaah Haji Sumbawa - Bandara Internasional Lombok - Embarkasi Lombok

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana

9 Juli 2023 - 20:07

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana - Lowongan Kerja Terbaru PT Adaro Energy Indonesia
Trending di LOWONGAN KERJA
Don`t copy text!