Pers Tak Boleh Memihak Paslon Tertentu Selama Pilkada

Menu

Mode Gelap

PULAU SUMBAWA · 28 Feb 2018

Pers Tak Boleh Memihak Paslon Tertentu Selama Pilkada


Pers Tak Boleh Memihak Paslon Tertentu Selama Pilkada Perbesar

Taliwang, KOBAR – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa Barat, Divisi Hukum, Aliatullah SH, mengingatkan kepada seluruh perusahaan media massa, cetak dan elektronik, agar menyiarkan pemberitaan tentang pemilihan umum dengan bijak, khususnya tentang Pilkada Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah satu yang ditekankan Alia adalah netralitas media terhadap seluruh pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur, sehingga media tersebut tidak dianggap sebagai media yang tidak berimbang dan berpihak.

“Dalam pemberitaan tentang kampanye, media tidak boleh memihak pada salah satu pasangan calon, mengikuti aturan kode etik jurnalistik, dan saat 3 hari masa tenang, media tidak boleh menyiarkan kampanye, baik rekam jejak atau sosialisasi pada pasangan calon,” kata Alia, dalam sosialisasi kepada Komunitas Pers Sumbawa Barat, di Aula Kantor Camat Taliwang, Selasa (27/2).

Ia mengatakan, media harus memberikan ruang dan waktu yang sama terhadap seluruh pasangan calon. Hal ini lantaran mengingat adanya azas keadilan yang harus dijunjung tinggi dalam menyampaikan pemberitaan, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan apalagi sangat diuntungkan.

“Lembaga penyiaran wajib memberikan alokasi dan durasi yang sama, masing-masing calon diberikan hak sama. Untuk itu, kami menekankan agar azas keadilan dalam pelaksanaan pemilu dapat dilakukan,” lanjutnya.

Selain itu, Alia juga menyampaikan jika media tidak boleh melakukan kampanye pada pasangan calon selain yang diatur dan dibiayai oleh KPU. Artinya, tidak boleh ada pasangan calon yang menggunakan hak frekuensi lebih dari yang ditetapkan oleh regulator yakni KPU itu sendiri.

“Kalau ada pasangan calon yang membuat iklan di luar jadwal atau pasangan calon membuat iklan sendiri dengan biaya sendiri, padahal iklan dibiayai oleh KPU, sanksinya adalah pembatasan pencalonan pasangan calon,” imbuhnya.

Sebelumnya, Anggota Panwaslu Sumbawa Barat, Khaeruddin ST,  juga mengingatkan agar perusahaan media massa tidak bermain curang dengan membuat alibi iklan, yang ternyata dipoles menjadi konten berita. Baginya, hal itu juga tidak boleh dilakukan karena sudah diatur dalam peraturan yang ada.

“Ada juga celah yang bisa dilakukan, yakni iklan (kampanye, red) itu tidak masuk dalam kategori iklan, tapi masuk dalam konten iklan yang dikemas dalam konten berita,” terangnya.

Untuk itu, Khaeruddin mengingatkan lagi, jika publik sangat membutuhkan media yang kredibel, netral dan berimbang. Karena jika sampai publik sudah tidak memiliki kepercayaan pada media mainstream, tentu ini akan berdampak buruk karena media tersebut. Dengan tidak akan diandalkan lagi oleh publik sebagai pemenuhan kebutuhan informasi mereka.

“Konsep umum fungsi media, saya kira semua paham bahwa ada fungsi kontrol, edukasi dan entertainment. Tinggal kita lihat, proporsi pemberitaan lebih dominan dimana, apakah berfungsi sebagai kontrol atau tidak,” pungkasnya. (kdon)

About The Author

Trending di KOBARKSB.com

  • 65
    ASN Dilarang Terlibat Politik PraktisSekda: Jika Terbukti, Akan Dipecat Taliwang, KOBAR - Meskipun tahapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 belum dimulai, tetapi Sekretaris Daerah (Sekda) Sumbawa Barat, H Abdul Azis SH MH, telah mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab setempat untuk tetap berada pada posisi paling netral. Hal itu ditegaskannya mengingat sangat terbuka…
  • 64
    Kualitas Alat Peraga Kampanye Pilgub NTB Disorot“Baliho Rangka Bambu Ambruk Diterpa Angin” Taliwang, KOBAR - Sejumlah alat peraga kampanye (APK) Paslon Pilkada NTB yang diproduksi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB kondisinya memprihatinkan. Di sejumlah lokasi di Sumbawa Barat, banyak APK roboh tertiup angin karena pemasangannya hanya menggunakan batang bambu sebagai penyangga. Melihat kondisi tersebut masyarakat menilai…
  • 60
    Pulau Panjang, Kawasan Suaka Alam di Selat AlasSumbawa, KOBAR - Mungkin banyak orang yang telah akrab dengan nama Pulau Panjang, karena sering disebut oleh BMKG sebagai episentrum gempa di Pulau Sumbawa. Tapi tidak banyak orang yang tahu jika pulau kecil yang terletak di Selat Alas ini adalah Kawasan Suaka Alam di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa…
  • 59
    PAN Bakal Jadi “Penonton” PilkadaTaliwang, KOBAR - Sikap tidak konsisten yang ditunjukkan ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB), bakal berujung gagalnya partai berlambang matahari itu menjadi pengusung pasangan calon Bupati dan wakil bupati pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang direncanakan Desember 2015 mendatang. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD)…
  • 54
    KPU: Balon Bupati Yang Masih Berstatus PNS Akan DicoretTaliwang, KOBAR - Sosialisasi terkait tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumbawa Barat (KPU KSB) selalu disisipi tentang syarat mutlak mundur bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan maju sebagai Bakal Calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati, termasuk diingatkan bahwa kandidat itu akan dicoret sebagai calon, jika…
  • 52
    PKB Syaratkan Elektabilitas CalonTaliwang, KOBAR - Berbagai strategi politik tengah dimainkan oleh para politikus partai, terutama dalam mencari kandidat calon Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang akan dihelat pada Juni 2015 mendatang. Ada beberapa syarat yang coba dicantumkan oleh sejumlah partai, baik itu syarat umum, tetapi ada juga yang menegaskan syarat khusus, berupa kader…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H

1 Februari 2024 - 18:43

Muhammadiyah Tetapkan 11 Maret 2024 Jadi Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H - Haedar Nashir - Ketua Umum PP Muhammadiyah

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK

12 Januari 2024 - 15:30

PT Trakindo Utama Buka Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan SMK - Loker Trakindo

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate

8 Oktober 2023 - 18:01

PT Freeport Indonesia Buka 38 Lowongan Kerja Terbaru Untuk Fresh Graduate - Tambang Emas Freeport Indonesia

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS

12 Agustus 2023 - 20:27

Seleksi Calon ASN 2023 Segera Dibuka, Kuota PPPK Lebih Banyak Dibanding CPNS - Seleksi PPPK 2023 - CASN 2023

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman

30 Juli 2023 - 22:03

3.113 Orang Jemaah Haji NTB Telah Tiba di Kampung Halaman - Jamaah Haji Sumbawa - Bandara Internasional Lombok - Embarkasi Lombok

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana

9 Juli 2023 - 20:07

PT Adaro Energy Indonesia Buka 55 Lowongan Kerja Untuk Tamatan SMA dan Sarjana - Lowongan Kerja Terbaru PT Adaro Energy Indonesia
Trending di LOWONGAN KERJA
Don`t copy text!