Rumor PAN Membelot, Andi Laweng: PAN Bersama F1

Rumor PAN Membelot, Andi Laweng: PAN Bersama F1

Taliwang, KOBAR – Bakal calon Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Dr Ir W Musyafirin MM, sudah bisa tersenyum lebar, karena Partai Politik (Parpol) yang akan menjadi kendaraan politik sudah mulai terang benderang, bahkan ada empat parpol yang telah mengeluarkan rekomendasi untuk menjadi parpol pengusung pada Pilkada yang bakal digelar 16 Desember 2015 mendatang.

Parpol yang sudah memberikan rekomendasi sampai pada tingkat pimpinan provinsi adalah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), ditandatangani oleh H Rahmat Hidayat SH, Partai Amanat Nasional (PAN), ditandatangani H Muazzim Akbar SH, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) oleh Andi Laweng SH MH dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) oleh Dra Hj Wartiah MPd.

Meskipun sudah memiliki parpol dengan kekuatan kursi di DPRD KSB sebanyak 9 kursi atau sudah memenuhi syarat sebagai koalisi parpol pengusung pasangan calon, tim pemenangan F1 (sebutan untuk tim Musyafirin, red) masih terus bergerilya untuk mendapatkan dukungan parpol lain, bahkan beberapa waktu lalu telah mendaftar sebagai peserta konvensi yang digelar Partai Golkar dan partai Demokrat, termasuk membangun komunikasi dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Koalisi parpol itu sendiri bukan hanya sepakat untuk mengusung Musyafirin sebagai calon Bupati, tetapi juga menyepakati beberapa hal penting seperti, Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) dipilih sesuai hasil survey yang akan dilakukan oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI) Network dan Konsultan Citra Indonesia (KCI).

Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKPI, Andi Laweng SH MH, yang dikonfirmasi tidak membantah jika telah terjadi penandatanganan kesepakatan antara pimpinan partai yang berada pada tingkat provinsi untuk menjadi pengusung Musyafirin sebagai calon Bupati KSB periode 2015-2020.

Hal penting yang juga menjadi kesepakatan adalah, semua parpol menyerahkan sepenuhnya penetapan bacawabup terhadap hasil survey yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat itu, termasuk sepakat untuk tetap solid menerima keputusan penetapan bacawabup, karena komitmen bersama untuk memenangkan pasangan calon yang diusung oleh parpol koalisi. “Kendaraan politik Musyafirin sudah jelas, karena sudah ada rekomendasi dari tingkat provinsi untuk masing-masing parpol koalisi,” tegasnya.

Menyinggung soal adanya koalisi lain yang juga menyertakan PAN, Andi Laweng menilai bahwa isu itu hanya trik politik yang sengaja dihembuskan, karena pada prinsipnya, para pelaku politik akan tetap solid dengan keputusan yang dibangun, apalagi kesepakatan koalisi itu sendiri dibuktikan dengan penandatanganan kesepakatan bersama. “Bukti tertulis bisa dilihat, bahwa koalisi parpol sudah sepakat untuk mengusung Musyafirin sebagai Bupati KSB pada pilkada mendatang,” timpalnya.

Sementara Musyafirin yang dimintai komentar mengaku apresiatif dengan kesepakatan yang dibangun oleh koalisi parpol dan mengaku akan komit melaksanakan isi dari kesepakatan itu, dimana pendamping pada pesta demokrasi mendatang dipilih sesuai hasil survey yang dilakukan lembaga independen yang ditunjuk itu. “Siapapun yang direkomendasikan oleh lembaga survey itu akan tetap menjadi Bacawabup,” janji sekda KSB itu.

Pada kesempatan itu Pirin sapaan akrabnya juga mengaku bahwa yang akan disurvey tidak fokus pada beberapa nama yang mencuat itu, seperti, Muhammad Nasir ST, MM (Ketua DPRD KSB), Kaharuddin Umar (Ketua DPC PDIP), Fud Syaifuddin ST (Wakil ketua DPRD KSB), Amir Ma’ruf Husein (politisi PBB), karena ada beberapa nama yang diusulkan masyarakat, seperti Drs Dirmawan (mantan Cawabup), ada juga usulan politisi Demokrat, politisi PKB dan politisi PKS, termasuk beberapa nama ulama KSB. “Survey tidak boleh fokus terhadap empat nama itu, jadi siapapun berpeluang menjadi pasangan saya pada Pilkada mendatang,” tandasnya. (kimt)

Don`t copy text!