fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Ketua DPRD KSB Nyatakan Bersedia Maju di Pilkada

Taliwang, KOBAR – Atmosfer politik Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mulai menghangat, entah apakah itu sebuah dinamika politik positif ataukah hanya sebuah pergerakan politik liar. Namun pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) bulan Desember mendatang, menjadi moment emas bagi partai politik (Parpol) untuk berkoalisi dalam mengusung paket pasangan yang sesuai dengan aspirasi partai.

Seiring dengan semakin memuainya hawa politik, tentu ada gesekan-gesekan antar kelompok-kelompok koalisi, dan gejolak ini terlihat hingga di institusi legislatif tempat wakil-wakil Parpol yang mengatasnamakan rakyat ini berkantor.

Meski namanya digadang-gadang masuk dalam bursa bakal calon pendamping Dr Ir W Musyafirin MM pada Pilkada Desember 2015 mendatang, bersaing dengan beberapa nama lainnya, diantaranya; Fud Syaifuddin ST, politisi Partai Bulan Bintang (PBB) yang kini menjabat sebagai wakil ketua DPRD KSB, Kaharuddin Umar, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang kini menjadi ketua fraksi FPDIP di DPRD KSB, dan Amir Ma’ruf Husain yang kini menjadi Pembantu Rektor (Purek) pada Undova Indonesia.

Muhammad Nasir ST MM, politisi Partai Amanat Nasional (PAN), yang kini menjabat sebagai ketua DPRD KSB, saat dikonfirmasi media ini mengatakan, pada prinsipnya, Ia siap dijadikan bacawabup atau dipasangkan dengan Musyafirin, jika itu adalah perintah partai, namun sampai saat ini belum ada perintah partai yang diterima. “Selama itu perintah partai maka saya siap,” tegas Nasir yang kini menjabat sebagai ketua DPRD KSB itu.

Pada kesempatan itu Nasir tidak membantah jika ada kemungkinan PAN akan mengusung kader sendiri untuk menjadi orang nomor satu di Bumi Pariri Lema Bariri, bahkan pimpinan provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pernah memberikan sinyal, namun tidak juga menutup ruang kalau kader partai hanya akan menjadi calon wakil. “Saat ini masih dalam pembicaraan internal partai, apakah akan mengajukan kader sebagai orang pertama (Bupati) atau sebagai orang kedua (wabup),” lanjutnya.

Terkait dengan rumor bahwa dirinya telah ditetapkan sebagai pendamping Musyafirin diakui sebagai bentuk perhatian masyarakat. “Yang pasti sampai saat ini belum ada keputusan apapun, termasuk penetapan sebagai bacawabup dengan kandidat yang saat ini menjabat Sekda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu,” tuturnya.

Terkait rumor itu sendiri, Nasir sapaan akrab politisi dari kecamatan Jereweh itu mengaku jika saat ini dirinya sedang membangun komunikasi dengan konstituen, termasuk untuk meminta aspirasi, apakah dirinya mendapat dukungan untuk menjadi orang nomor dua di Bumi Pariri Lema Bariri ini. “Saya memang sering mendapat pertanyaan dari konstituen tentang isu tersebut dan saya juga tetap meminta mereka untuk memberikan pendapat tentang isu yang berkembang itu,” terangnya.

Hal penting yang disampaikan Nasir, dirinya dalam waktu dekat akan segera berkomunikasi dengan petinggi partai di tingkat kabupaten maupun provinsi, agar bisa segera mendapatkan keputusan partai, sehingga bisa menjawab rumor yang berkembang itu. “Sekarang saya akan segera berkonsultasi dengan pimpinan partai, jika memang disandingkan dengan kandidat yang disebut itu, maka saya wajib menyatakan siap,” tandasnya. (kimt)

Don`t copy text!