Belum Berijin, Aktifitas Alfamart Seteluk Distop

Belum Berijin, Aktifitas Alfamart Seteluk Distop

Taliwang, KOBAR – Informasi adanya aktifitas pembangunan Alfamart di kecamatan Seteluk telah ditindaklanjuti Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) dengan mendatangi lokasi untuk mempertanyakan ijin.

Saat di lokasi, tim pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang terdiri dari Disperindagkop UMKM dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) meminta penanggung jawab untuk menunjukkan ijin yang dijadikan dasar untuk proses pembangunan, lantaran seperti diketahui bahwa Bupati hanya memberikan rekomendasi pembangunan pasar modern untuk wilayah kecamatan Maluk dan kecamatan Poto Tano saja.

Pihak yang menjadi penanggung jawab tidak mampu menunjukkan ijin, dan mengaku sedang dalam proses permohonan. “Mereka mengakui jika belum mengantongi ijin, lantaran masih dalam proses. Tinjauan lapangan itu akan dilaporkan kepada pimpinan daerah dalam telaan staf,” aku kepala Disperindagkop dan UMKM, Ir Lalu Muhammad Azhar MM, yang dikonfirmasi media ini kamis 15/1 kemarin.

Masih keterangan Lalu Azhar, pemberian rekomendasi pembangunan pasar modern bisa saja untuk seluruh kecamatan di Bumi Pariri Lema Bariri, jika tidak ada keberatan dan protes dari masyarakat, hanya saja untuk saat ini yang baru diberikan rekomendasi hanya kecamatan Maluk dan Poto Tano. Rekomendasi bisa saja diberikan untuk kecamatan Seteluk, jika tidak ada protes dan keberatan masyarakat.

“Intinya begini, saya akan laporkan adanya aktifitas pembangunan alfamart di kecamatan Seteluk kepada Bupati, jika Bupati memberikan rekomendasi, maka permohonan ijin akan disetujui, namun untuk saat ini belum dilaporkan kepada Bupati, karena pak bupati sedang berada di luar daerah melaksanakan tugas dinas,” tukasnya.

Soal konsekuensinya, Lalu Azhar dengan tegas mengatakan, jika tidak diberikan rekomendasi, maka ijin tidak akan diberikan dan aktifitas pembangunan harus dihentikan atau tidak boleh dibuka aktifitas pasar modern di kecamatan Seteluk. “Saya belum bisa menyampaikan bentuk langkah yang akan dilakukan sebelum melaporkan hal itu kepada Bupati, namun yang pasti pihak penanggung jawab siap menerima konsekuensi tersebut,” urainya.

Informasi yang diterima media ini, pembangunan alfamart di kecamatan Seteluk sebagai bentuk keseriusan pihak pengelola untuk membuka pasar modern, termasuk sebagai solusi jika rencana pembangunan di kecamatan Maluk tetap terhalangi dengan penolakan asosiasi pedagang kecil kecamatan Maluk. (kimt)

Don`t copy text!