fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

BK Diklat: Berkas CPNS Kelar, PTT Wajib Melamar

Taliwang, KOBAR – Pemberkasan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada formasi tahun 2014 sudah dinyatakan rampung, bahkan saat ini sudah diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diminta persetujuan dan penerbitan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Besar Harapan, persetujuan dan penerbitan NIP bisa dalam waktu dekat, sehingga para CPNS bisa langsung diterbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) tentang penegasan lokasi kerja, meskipun pada dasarnya seluruh CPNS itu sudah mengetahui lokasi penempatannya, karena saat pengumuman langsung di cantumkan lokasi penempatannya.

“Kami saat ini tinggal menunggu persetujuan dari BKN dan penerbitan NIP, karena berkas sudah disampaikan. Begitu juga dengan lokasi penempatan, sebab para CPNS sudah mengetahuinya,” ucap kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan (BK Diklat), Abdul Malik Nurdin S.Sos, MSi melalui selulernya, kemarin.

Menyinggung soal pemberkasan, Malik Nurdin mengaku tidak ada persoalan, bahkan seluruh berkas yang disyaratkan kepada para CPNS bisa dilampirkan dalam berkas masing-masing. “Alhamdulillah tidak ada masalah saat dilakukan pemberkasan, jadi murni tinggal menunggu keputusan dan penetapan dari BKN saja,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu Malik Nurdin juga menyampaikan, jika persetujuan BKN bisa diterima pada bulan Januari, maka para CPNS itu harus langsung mengabdi. Kalau terjadi keterlambatan atau baru bisa diterbitkan pada Februari mendatang, maka para CPNS juga mulai bekerja pada bulan itu juga, karena tidak ada lagi sistem rapelan atau perhitungan gaji di bulan Januari. “Tidak ada sistem rapel, karena hak atas gaji dihitung mulai mengabdi atau setelah mendapatkan SK penempatan,” bebernya.

Soal Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang lulus pada formasi CPNS, Malik Nurdin berharap mereka tetap mengabdi sambil menunggu SK pengangkatannya, hanya saja saat menerima SK pengangkatan sebagai CPNS, mereka tinggal mengajukan surat permohonan pengunduran diri. “PTT yang lulus formasi silakan terus mengabdi sambil menunggu SK pengangkatan, namun harus diingat bahwa kapasitasnya saat ini tetap sebagai PTT bukan PNS,” terangnya.

Terkait dengan status para PTT kedepan, Malik Nurdin membeberkan jika saat ini telah diminta untuk mengajukan surat lamaran, agar bisa menjadi dasar pemerintah memberikan kepercayaan kembali untuk mengabdi. Memasukkan surat lamaran juga berlaku bagi PTT yang lulus sebagai CPNS, jika memang berkeinginan bertahan sementara waktu sebagai PTT. “Semua PTT wajib mengajukan surat lamaran,” tukasnya. (kimt)

Don`t copy text!