fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Tidak Berpagar, Halaman SMPN 5 Taliwang Seperti Tempat Pelepasan Ternak

Taliwang, KOBAR – Saat media ini diundang berkunjung ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Taliwang, yang berlokasi di Dusun Jorok Tiram Desa Batu Putih, ada hal mencolok dan janggal terlihat. Tampak halaman sekolah seperti tempat pelepasan ternak. Menurut pengakuan kepala sekolah, hampir setiap hari tetap terlihat dalam lingkungan sekolah itu hewan ternak yang sedang mencari makan.

Keseringan ternak peliharaan itu masuk dalam lingkungan sekolah lebih disebabkan belum adanya pagar tembok yang mengeliling sekolah, sehingga ternak bisa leluasa masuk dalam areal sekolah. “Sekolah kami masih dipagari bambu, bahkan kondisi pagar itu sendiri sudah rusak, sehingga ternak dengan gampang masuk dalam halaman sekolah,” aku Andi Kisman SPd, MPd selaku Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 5 Taliwang.

Seringnya ternak masuk dalam halaman sekolah membuat pihak sekolah kebingungan untuk menjaga tanaman sekolah, termasuk tanaman bibit sayuran yang menjadi bantuan pemerintah kabupaten. ”Tanaman yang ditanam guru dan siswa tidak bisa tumbuh dengan baik lantaran sudah dimakan ternak,” keluhnya.

Masalah tidak ada tembok keliling sudah disampaikan pihak sekolah kepada Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) dengan harapan bisa dianggarkan untuk pembangunan tembok keliling. Sampai saat ini belum ada informasi, apakah akan dianggarkan untuk pembangunan tembok pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun mendatang. “Kami sudah menyampaikan persoalan itu kepada dinas, jadi kami menunggu adanya program tersebut,” lanjutnya.

Selain masalah tembok pagar, Andi Kisman juga berharap adanya program rehab terhadap ruang kelas, karena ada beberapa ruang kelas yang kondisinya sudah mulai rusak. “Kami juga sudah menyampaikan masalah ruang kelas yang hampir jebol,” terangnya.

Kerusakan ruang kelas, hasil pantauan media ini, lebih disebabkan dengan kondisi alam sekitar, dimana keberadaan sekolah itu tidak jauh dari konstruksi tanah yang mengandung garam, karena memang lokasi pembangunan sekolah masih merupakan kawasan laut, sehingga bangunan yang ada lebih cepat kropos. (kimt)

Don`t copy text!