fbpx
Jalur Kabel Transmisi PLTU Kertasari Terkendala Lahan

Jalur Kabel Transmisi PLTU Kertasari Terkendala Lahan

Taliwang, KOBAR – Jalur kabel transmisi milik Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang berada di Kertasari akan melewati perkampungan dan perkebunan milik warga, sehingga akan menjadi kendala dalam penyelesaiannya, karena pemilik lahan minta ganti rugi sampai pada angka yang sangat besar.

Informasi yang berkembang, nilai ganti rugi yang diminta pihak pemilik lahan yang akan dilewati kisaran Rp. 30 juta, bahkan ada yang meminta hingga tembus angka Rp. 100 juta, sehingga pihak PLTU merasa kebingungan dalam menuntaskan masalah pembebasan lahan tersebut.

Besarnya permintaan itu diakui Muslimin selaku Kades Batu Putih yang menjadi jalur perlintasan jaringan transmisi milik PLTU. Permintaan itu sendiri sangat disayangkan, apalagi yang ikut meminta dengan angka besar adalah orang penting di Bumi Pariri Lema Bariri ini yang konon hendak menjadi calon Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) pada periode 2015-2020 mendatang.

“Jujur saya sangat kecewa dengan para pihak yang memiliki lahan tersebut, lantaran tidak mendukung proses penyelesaian proyek PLTU, padahal jaringan itu sendiri sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan listrik,” sesalnya.

Masih keterangan Muslimin, sikap yang ditunjukkan oleh para pemilik lahan itu sama halnya menolak pembangunan PLTU, karena permintaan ganti rugi sangat tidak logis dan tidak wajar, bahkan ada indikasi bahwa pematokan harga besar itu setelah masyarakat itu terprovokasi. (kman)

Don`t copy text!