fbpx
28/09/2020

PORTAL BERITA KOBAR

www.kobarksb.com

Warga Tolak Ijin Pembangunan Dermaga Kertasari

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) diminta untuk meninjau kembali rencana pemberian ijin pembangunan dermaga di Labuhan Kertasari, karena masyarakat menolak keberadaan dermaga yang akan mengganggu keberlangsung aktifitas warga.

Penolakan masyarakat itu lantaran ada persepsi bahwa pembangunan dermaga akan mengganggu aktifitas budidaya rumput laut, termasuk kegiatan nelayan. Takut terganggu, masyarakat mengaku akan melakukan penghadangan secara paksa jika pemerintah tetap memberikan ijin, bahkan saat media ini bertandang ke lokasi pembanguan dermaga sudah ada bentuk penghadangan masyarakat.

Di lokasi, media ini melihat bentuk penghadangan akses telah dilakukan, dimana masyarakat sengaja menyimpan tumpukan batu besar sebelum sampai lokasi, bahkan ada aktifitas penjemuran rumput laut di lokasi pembangunan dermaga. “Apapun alasan pemerintah tidak bisa diterima masyarakat, yang pasti ditolak rencana pembangunan dermaga itu,” timpal anggota DPRD KSB asal Kertasari, Andi Laweng SH, MH beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Penderita HIV/AIDS di KSB Bertambah

Penolakan masyarakat itu sendiri sudah pernah disampaikan politisi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) itu kepada pemerintah, karena pembangunan itu sendiri bukan sekedar akan mengganggu aktifitas masyarakat, tetapi juga tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). “Pemerintah harus mengacu pada aturan untuk melaksanakan pembangunan, meskipun pembangunan dermaga itu sendiri tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD),” lanjut Andi Laweng.

Pantauan langsung media ini, di lokasi itu sendiri sudah ada tumpukan tiang pancang yang akan dipergunakan untuk pembangunan dermaga tersebut, bahkan sudah ada bangunan baru dermaga, sehingga ada kemungkinan pembangunan akan terus berlanjut, karena pembangunan dermaga dilakukan PT. Bumi Pasir Mandiri (BPM) dengan pihak Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU).

Baca Juga :  Penerangan Jalan Umum Dibiarkan Tak Terurus

Saat media ini mencoba melakukan konfirmasi dengan kepala Bappeda selaku pihak yang memiliki kewenangan dengan program pembangunan dermaga Labuhan Lalar belum berhasil, lantaran saat dihubungi melalui selular, kepala Bappeda, Dr Ir H Amry Rakhman MSi sedang memimpin rapat. “Saya masih pimpinan rapat, nanti saya hubungi kembali,” ucap H Amry melalui selularnya selasa 21/10 kemarin. (kimt)

Baca Juga :  Dishutbuntan KSB akan Rintis Hortipark di KTC

KOMENTAR

Komentar

Don`t copy text!