fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

Komisi III akan Tinjau Proyek Normalisasi Lebo

Taliwang, KOBAR – Proyek pemasangan talud dan pembangunan bendung yang merupakan proyek normalisasi lebo Taliwang akan ditinjau oleh komisi III DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), namun sebelum melihat langsung lokasi proyek itu, komisi III akan memanggil Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk mendapatkan keterangan tekhnis tentang proyek tersebut.

Ketua komisi III DPRD KSB, Dinata Putrawan ST yang dikonfirmasi media ini menuturkan, dari pemberitaan yang muncul bahwa ada keberatan masyarakat tentang pekerjaan tersebut, bahkan hendak dihadang aktifitas pekerjaannya, lantaran meragukan material yang dipergunakan. “Apa yang disampaikan masyarakat melalui media adalah aspirasi yang harus ditindak lanjuti,” ucap Dinata sapaan akrabnya.

Masih keterangan Dinata, material yang akan dipergunakan pada proyek harus dilakukan pengujian terlebih dahulu, agar kualitas material yang dipergunakan dapat dipertanggung jawabkan. Hasil pengujian itu sendiri akan diminta kepada DPU untuk ditunjukkan kepada komisi III, jika memang materialnya memenuhi syarat atau sudah dilakukan pengujian.

“Dalam waktu dekat kami akan menggelar pertemuan dengan DPU untuk meminta penjelasan seputar pekerjaan normalisasi lebo tersebut dan dalam pertemuan itu akan diminta bukti telah dilakukan pengujian terhadap material batu yang diragukan oleh masyarakat itu,” lanjut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu.

Pada kesempatan itu Dinata memberikan apresiasi kepada masyarakat yang mau kritis terhadap aktifitas pembangunan di Bumi Pariri Lema Bariri ini, karena memang masyarakat memiliki kewenangan untuk melakukan pengawasan. Jika menemukan kejanggalan terhadap aktifitas pembangunan dapat disampaikan secara langsung kepada pemerintah atau mungkin dipublikasi melalui media, karena pernyataan kritis masyarakat melalui media adalah aspirasi yang harus ditindaklanjuti oleh DPRD KSB.

Masih keterangan politisi asal kecamatan Brang Rea itu, jika memang benar apa yang dituding masyarakat bahwa material yang dipergunakan tidak layak dan tidak standar bahkan tidak ada bukti telah dilakukan pengujian, maka saat dilakukan kunjungan akan langsung bersikap tegas. “Anda semua tahu bahwa kami dari komisi III sudah bersepakat untuk mengawasi pembangunan ini secara ketat dan akan bersikap keras jika menemukan ada pelaksanaan program melenceng,” tegas Dinata.

Pada kesempatan itu Dinata berharap kepada masyarakat untuk tidak melakukan tindakan apapun untuk saat ini dan berharap memberikan kepercayaan penanganan terhadap pekerjaan itu kepada DPRD KSB. Hasil dari tinjauan lapangan pasti akan dipublis, termasuk soal keraguan dengan material yang dipergunakan itu. Kepada rekanan diminta juga untuk tetap bekerja sesuai dengan besteknya.

Pantauan kembali media ini di lokasi, aktifitas pembangunan bendunga masih terlihat dengan masih menggunakan material batu yang diragukan kualitasnya itu. Di lokasi sendiri yang terlihat hanya beberapa orang tenaga kerja yang giat melaksanakan pekerjaannya. (kimt)

Don`t copy text!