fbpx
Golkar Siap Meski Cawabup

Golkar Siap Meski Cawabup

Taliwang, KOBAR – Partai Golongan Karya (Golkar) pasti akan ambil bagian pada suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang rencana digelar Juni mendatang, tanpa melihat akan menggunakan versi pemilihan langsung maupun melalui DPRD KSB, bahkan partai berlambang pohon beringin itu siap meskipun hanya berkesempatan mengusung Calon Wakil Bupati (Cawabup).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar KSB, Syaefullah SPt, MSI yang ditemui di kediamannya kemarin menuturkan, Golkar sudah pasti siap untuk menjadi kontestan Pilkada, namun tetap akan melihat realitas politik, dimana saat ini Golkar hanya memiliki dua kursi di lembaga DPRD KSB, sehingga tidak akan memaksakan kehendak.

“Perolehan kursi dewan hanya dua, jadi kalau mau ikut kontestan harus melakukan koalisi dengan parpol lain. Soal posisi bisa dibicarakan dengan parpol koalisi, jadi bisa saja golkar mengusung calon bupati, namun tidak tertutup kemungkinan juga golkar hanya bisa mengusung cawabup, karena ada parpol koalisi yang perolehan kursinya lebih banyak,” ucap Ipung sapaan akrabnya.

Sejauhmana komunikasi politik yang telah dilakukan, Ipung lebih menyinggung tentang Koalisi Merah Putih (KMP), karena bisa jadi kekompakan yang ditunjukkan oleh parpol yang tergabung dalam KMP akan diteruskan ke daerah, bahkan sampai mengintervensi hanya boleh mengusung satu calon yang telah ditetapkan. “Kita bicara jika terjadi pemilihan dilakukan melalui DPRD, jadi kemungkinan harus memenangkan calon yang ditetapkan melalui KMP pusat bisa saja terjadi,” lanjut Ipung.

Ipung juga mengaku jika saat ini tengah berupaya melakukan pertemuan dengan anggota KMP, termasuk menggagas pendirian forum komunikasi KMP dengan para ketua partai. Untuk pembicaraan serius koalisi cukup intens dengan Partai Amanat Nasional (PAN). “Saya sudah bertemu dengan Ketua DPD PAN KSB Umar Mansyur. Bahkan Pak Umar juga sudah menyatakan kesiapannya untuk melakukan komunikasi dengan pengurus partai lainnya, termasuk DPC PBB KSB,” terang Ipung.

Terkait dengan munculnya nama Drs H Mala Rahman selaku ketua Dewan Pembina Golkar KSB, Ipung mengaku tetap memberikan ruang dan kesempatan untuk membangun komunikasi politik dengan parpol yang akan menjadi rekan koalisi. “Kita berikan kesempatan untuk bisa melakukan komunikasi dengan parpol lain, sehingga bisa menambah syarat minimal dalam mengusung calon bupati. Kalau berhasil menambah kursi sebagai syarat mengusung calon, itu tentunya akan menjadi nilai plus yang nanti akan dilihat oleh DPD NTB,” tandasnya.

Dan kalau Golkar hanya bisa mengusung wakil saja, Ipung demikian disapa kembali mengingatkan hal tersebut juga harus diterima. Kenapa, karena ini kembali lagi pada realita yang ada. “Kapasitas dan kapabilitas calon itupun harus benar-benar mumpuni,” tambahnya. (kimt)

Don`t copy text!