fbpx
Iwan Panji: Tunggu Keputusan KMP

Iwan Panji: Tunggu Keputusan KMP

Taliwang, KOBAR – Keputusan DPR RI bahwa pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak langsung atau melalui DPRD cukup membuka peluang bagi partai yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP), jadi yang ditunggu saat ini siapa yang akan diputuskan untuk menjadi calon bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) periode 2015-2020.

Ketua partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Iwan Panjidinata SE yang dikonfirmasi rabu 1/10 kemarin menegaskan, siapa dan dari partai mana yang akan dicalonkan sebagai Bupati KSB tergantung keputusan KMP pusat, jadi saat ini belum bisa ditetapkan.

Diingatkan Iwan Panji, KMP pusat sudah memberikan sinyal dan memerintahkan seluruh pengurus partai yang ada di daerah agar tetap solid seperti KMP pusat. “KMP pusat sudah terbukti solid, jadi tidak ada alasan bagi kami di daerah untuk tidak solid atau bersepakat mendukung siapa yang akan ditetapkan sebagai calon bupati mendatang,” ucap Iwan Panji yang juga calon Bupati utusan Gerindra itu.

Iwan Panji juga membenarkan jika komunikasi intens dengan seluruh partai yang tergabung dalam KMP di Bumi Pariri Lema Bariri ini juga terjalin baik, tinggal menunggu keputusan akhir dari KMP pusat. “Bisa saja semua partai yang tergabung dalam KMP akan mengusulkan nama calon bupati, tinggal diputuskan oleh dewan pengurus pusat (DPP) partai masing-masing setelah ada lobi politik internal KMP pusat,” lanjut Iwan Panji.

Sebagai kader Gerindra yang selalu manut dengan keputusan pusat, Iwan Panji menegaskan jika dirinya tidak akan menolak keputusan KMP, jika yang ditetapkan bukan dirinya, tetapi kader partai lain yang tergabung dalam KMP. “Bisa saja untuk wilayah KSB yang ditetapkan kader partai lain, tetapi juga mungkin kader Gerindra yang akan ditetapkan, jadi apapun keputusan pasti kami yang tergabung dalam KMP akan menerima dan siap memenangkannya,” timpalnya.

Selain intens membangun komunikasi dengan partai yang tergabung dalam KMP, Iwan Panji tidak membantah jika dirinya tetap melakukan penguatan konstituen, sebab bisa saja terjadi perubahan, dimana pemilihan akan dilakukan secara langsung atau melalui pemilihan masyarakat. “Keputusan dipilih DPRD atau dipilih rakyat saya sudah siap,” timpal Iwan Panji. (kimt)

Don`t copy text!