Nilai Asset Capai Rp. 1,347 T

Yusuf

Taliwang, KOBAR – Harta kekayaan pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dalam bentuk asset bergerak dan tidak bergerak sampai Desember Tahun 2013 sudah mencapai Rp. 1,347 triliun. Angka kekayaan itu tertuang dalam laporan neraca pemerintahan.

Kabag Asset sekretariat daerah, Muhammad Yusuf Sip yang dikonfirmasi senin 22/9 kemarin menyampaikan, nilai asset yang tidak bergerak mencapai Rp. 899,199 miliar, sementara untuk asset bergerak atau yang juga disebut dengan peralatan mesin sebanyak Rp. 158,825 miliar.

Motor Anda Hilang? Polda NTB Amankan 78 Motor Curian, Segera Cek ke Polres Terdekat!

“Asset tidak bergerak itu sendiri meliputi kepemilikan atas tanah, gedung, jalan, irigasi dan jaringan, sementara asset bergerak atau peralatan mesin berupa kendaraan bermotor, komputer dan beberapa alat mesin lainnya,” beber Yusuf sapaan akrabnya.

Masih keterangan Yusuf, asset yang tercatat itu termasuk beberapa hak pemerintah yang berada di luar Bumi Pariri Lema Bariri, dimana saat ini ada rumah yang diperuntukkan sebagai asrama mahasiswa, termasuk asset atau barang pengadaan untuk memenuhi kebutuhan atau perlengkapan dalam asrama itu sendiri.

Angka kekayaan dalam bentuk asset bisa bertambah, karena ada beberapa pekerjaan yang dilakukan tahun 2014, termasuk pengadaan tanah yang akan tercatat dalam data asset. “Saat ini belum bisa dikalkulasi jumlah total asset sejak tahun 2004 lalu, karena masih tahun berjalan 2014, jadi di akhir tahun baru mendapatkan angka pasti jumlah asset,” ungkapnya.

Tanpa Sekat, Kapolsek Poto Tano Tampung Curhatan dan Keluhan Warga

Menyinggung soal keberadaan asset, Yusuf mengaku jika saat ini bersama Inspektorat Kabupaten (Itkab) sedang melakukan pelacakan, karena asset harus terinventarisir dengan baik dan harus diketahui keberadaannya. “Anda bisa lihat sekarang ruangan ini kosong, karena staf asset sedang keliling untuk melakukan pendataan asset,” lanjut Yusuf.

Diakui juga jika yang dilakukan sekarang bukan sekedar melakukan pendataan, tetapi harus dibuktikan secara fisik atas asset itu, meskipun kondisi asset dalam keadaan rusak atau tidak bisa difungsikan lagi. (kimt)

About The Author

Trending

  • 57
    Tidak Ada Anggaran Panwaslu Untuk PemilukadaTaliwang, KOBAR - Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tidak tertuang anggaran bagi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)  Kabupaten Sumbawa Barat, sementara dalam  waktu dekat tahapan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) dimulai. Ketua Panwaslu KSB, Khaeruddin ST kemarin mengatakan, tahapan Pemilukada KSB yang berlangsung April 2015 mendatang dipastikan akan segera dimulai…
  • 53
    Piala Adipura Masih Jauh“Bupati Targetkan Adipura Tahun 2020” Taliwang, KOBAR - Hingga menjelang usianya yang ke 15 tahun, Piala Adipura yang 4 tahun silam pernah diidamkan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) belum juga terwujud. Pada tahun 2017, Bupati Sumbawa Barat, Dr Ir H W Musyafirin MM, kembali menggaungkan hal itu. Dan Bupati telah memasang…
  • 49
    Terminal Tana Mira Dibiarkan Tak TerurusTaliwang, KOBAR - Terminal Tana Mira Taliwang sebelumnya menjadi kebanggaan warga Sumbawa Barat. Tapi kini setelah pengelolaannya diambil alih Pemerintah Provinsi NTB, kondisi terminal type B yang dibangun pada tahun 2004  dengan APBD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) secara  multiyears itu, nampak dibiarkan tak terurus. Kondisi bagian dalam terminal terlihat kumuh. Selain…
  • 49
    Harga Bahan Pokok Tidak Stabil“Diduga Ada Spekulan Yang Bermain” Taliwang, KOBAR - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Sumbawa Barat diminta untuk dapat melakukan operasi pasar dan pengawasan terhadap harga sembako di sejumlah pasar tradisional saat bulan ramadhan ini. Pengawasan terhadap harga sembako ini perlu dilakukan untuk menjamin harga kebutuhan pokok masyarakat tetap stabil di…
  • 48
    Paus Terdampar Akhirnya MatiTaliwang – Setelah beberapa jam meregang nyawa, dan setelah upaya untuk mengembalikan ke laut gagal, minggu (3/6) pukul 09.00 wita, akhirnya si paus malang terkapar mati. Berikut detik-detik terakhir si paus yang sempat diabadikan oleh Sayfull Anindya Moezlimien (Photograper Sumbawa Barat) :
  • 48
    Terindikasi, Distribusi Pupuk Mengalami “Kebocoran”Taliwang, KOBAR - Pendistribusian pupuk bersubsidi terindikasi ada “kebocoran” atau ada upaya sengaja mengalihkan penggunaan untuk kawasan lain, bahkan lebih parah didroping di kabupaten lain, karena dijanjikan harga lebih tinggi, sehingga petani di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dirugikan. “Kami akan membantu pemerintah untuk berupaya mendapatkan tambahan pupuk bersubsidi, namun sebelum hal…

Eksplorasi konten lain dari KOBARKSB.com

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Populer Bulan Ini





Pilihan Editor





Don`t copy text!
×
×