fbpx

KOBARKSB.com

News & Artikel Terkini

SKPD Tidak Paham Aturan Keuangan

Taliwang, KOBAR – Laporan tentang sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang telah menghabiskan anggaran khusus perjalanan dinas memunculkan tudingan, jika SKPD tersebut tidak paham dengan aturan keuangan.

Ketua fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN), Muhammad Hatta kepada media ini rabu 27/8 kemarin mengatakan, anggaran yang tertuang dalam Daftar Penggunaan Anggaran (DPA) dipergunakan pada setahun anggaran, jadi bukan dihabiskan pada semester pertama pada tahun anggaran.

Hatta sangat menyesalkan tindakan pimpinan SKPD yang menghabiskan anggaran untuk perjalanan dinas sejak Juni lalu, sehingga SKPD itu tidak bisa lagi untuk mencari atau mendapatkan program di pemerintah pusat terhitung pada semester kedua tahun anggaran. “Saya curiga mereka tidak paham dengan aturan keuangan,” tuding Hatta.

Pada kesempatan itu Hatta mengaku akan berkoordinasi dengan pimpinan DPRD agar ada langkah tepat, termasuk dengan cara memanggil SKPD tersebut, sehingga bisa diketahui alasan bisa menghabiskan anggaran untuk Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) lebih awal dari tahunnya.

Masih keterangan Hatta, secara aturan keuangan, SKPD itu tidak mungkin lagi bisa melakukan perjalanan dinas, sebab tidak bisa mengambil anggaran lain, “Kalau mencomot anggaran lain akan semakin salah nantinya, sehingga perlu pembahasan khusus mengenai SKPD yang telah menghabiskan anggaran SPPD tersebut,” tegas Hatta.

Anggaran perjalanan yang telah dinyatakan minus terhitung Juni lalu dengan nilai, Dikbupora sebesar Rp. 137 juta, BLH sebesar Rp. 84 juta, Disosnakertrans sebesar Rp. 117 juta, BKP5K sebesar Rp. 90 juta, Dinas ESDM sebesar Rp. 117 juta, Kesbangpoldagri sebesar Rp. 80 juta, Dishutbuntan Rp. 168 juta dan BPMPD sebesar Rp. 129 juta.

Khusus untuk Dishutbuntan dan BPMPD masih ada tambahan anggaran untuk perjalanan dinas, sehingga dua SKPD ini tidak lagi tercatat sebagai SKPD yang telah menghabiskan anggarannya. (Kimt)

Don`t copy text!