fbpx
BKD KSB: Formasi CPNS Belum Ada

BKD KSB: Formasi CPNS Belum Ada

Taliwang, KOBAR – Formasi yang akan diisi oleh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat untuk tahun 2014 belum ada, bahkan belum ada informasi kapan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan (BK Diklat) akan menerima formasi tersebut.

Kepala BK Diklat KSB, Abdul Malik Nurdin S.Sos, MSi yang ditemui dalam ruang kerjanya tidak membantah jika Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) belum menyerahkan formasi CPNS untuk KSB, sehingga belum ada tahapan yang dilakukan saat ini.

Diakui Malik Nurdin sapaan akrabnya, apa formasi yang akan dibuka khusus lingkup pemerintah KSB akan diketahui melalui website. Sistem upload yang dilakukan Kemenpan RI secara bertahap dan saat ini baru formasi khusus 33 Kementerian dan untuk 23 daerah, tidak termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB). “Kami masih menunggu formasinya, jadi belum ada yang bisa disampaikan kepada publik soal formasi,” ucap Malik Nurdin.

Sambil menunggu keputusan formasi, BK Diklat KSB sedang melakukan sosialisasi tata cara pendaftaran sebagai calon peserta seleksi CPNS, karena mekanisme maupun caranya berbeda dari tahun sebelumnya, sehingga diminta kepada semua calon peserta untuk membaca tata cara tersebut melalui website resmi pemerintah KSB maupun blog milik BK Diklat, atau website milik Kemenpan RI.

Masih keterangan Malik Nurdin, meskipun sampai saat ini belum ada formasi yang diumumkan, yang berminat untuk ikut seleksi sudah bisa melakukan pendaftaran secara online melalui situs Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) untuk mendapatkan password yang akan dipergunakan untuk pendaftaran formasi yang menjadi tujuan.

“Calon peserta seleksi CPNS harus memiliki password yang diberikan secara online setelah melakukan pendaftaran. Password itu diterima melalui email aktif dari calon peserta itu sendiri. Pokoknya saya minta untuk dipelajari betul tata cara pendaftaran, agar tidak salah dan kesempatan seleksi CPNS tidak terbuang percuma nantinya,” harap Malik Nurdin.

Hal penting disampaikan Malik Nurdin, seluruh tahapan seleksi dilakukan secara online dan menjadi kewenangan pihak Kemenpan RI, sementara daerah hanya membantu melakukan seleksi dan menyediakan sarana seleksinya, jadi tidak benar kalau ada yang mengaku bisa meluluskan nantinya.(Kimt)

Don`t copy text!