fbpx
Dipastikan, Ada Formasi Wajib Ber-KTP KSB

Dipastikan, Ada Formasi Wajib Ber-KTP KSB

Taliwang, KOBAR – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sudah menerima formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2014, namun belum bisa dipublikasi secara terbuka, lantaran masih menunggu keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tentang jadwal pelaksanaan seleksi.

Meskipun belum diumumkan secara terbuka, bisa dipastikan ada beberapa formasi yang mewajibkan peminatnya memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTB) yang dikeluarkan Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Didukcapil) KSB, karena mereka akan menjadi perioritas nantinya.

“Memang benar ada formasi yang mewajibkan peserta ber-KTP KSB. Keputusan itu cukup beralasan dan berpijak pada hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dilaksanakan pihak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB),” ucap kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Latihan (BK Diklat) KSB, Abdul Malik Nurdin S.Sos, MSi.

Masih keterangan Malik Nurdin sapaannya, formasi yang dimaksud adalah, formasi guru kelas untuk Sekolah Dasar (SD), S1 Keperawatan dengan Ners, D3 Kebidanan, D3 Keperawatan, sementara untuk anastesi tetap dibuka untuk umum, karena alumnus sekolah itu cukup minim. “KTP KSB menjadi wajib untuk beberapa formasi itu, sehingga besar peluang bagi masyarakat lokal,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Malik Nurdin belum bisa menyampaikan kapan waktu pengumuman terbuka dan mulai melakukan pendaftaran, karena pengumuman formasi akan dilakukan secara serentak untuk seluruh daerah di NTB, sementara masih ada daerah yang belum mendapatkan formasinya. “Tunggu saja, yang penting calon peserta bisa mempersiapkan diri menghadapi seleksi tersebut,” lanjut Malik Nurdin.

Terkait dengan batas waktu, Malik Nurdin juga mengingatkan bahwa pelaksanaan nanti akan digelar selama 12 hari dengan jadwal yang akan ditetapkan, jadi tidak serentak seluruh indonesia. “Yang pasti tidak ada yang dirugikan untuk masalah waktu, karena pelaksanaan tetap berlangsung selama 12 hari terhitung sejak penetapannya, bukan mengacu pada jadwal yang pernah dipublis Kemenpan RB beberapa waktu lalu,” timpal Malik Nurdin.

Malik Nurdin juga berjanji akan mengumumkan secara terbuka dengan memanfaatkan berbagai media, agar formasi maupun tahapan pelaksanaan seleksi bisa diketahui secara terbuka oleh masyarakat Bumi Pariri Lema Bariri maupun masyarakat luar KSB yang berminat untuk menjadi PNS di KSB. (Kimt)

Don`t copy text!