fbpx
K2 Bisa Ikut Seleksi CPNS

K2 Bisa Ikut Seleksi CPNS

Taliwang, KOBAR – Aparatur pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang tercatat sebagai tenaga honorer kategori dua (K2) bisa mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sebentar lagi akan digelar dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) atau perangkat seleksi berbasis komputerisasi.

Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (BK Diklat) KSB, Abdul Malik Nurdin S.Sos, MSi yang ditemui sejumlah wartawan dalam ruang kerjanya senin 1/9 kemarin menegaskan, seleksi CPNS terbuka secara umum, termasuk para tenaga K2 juga memiliki kesempatan untuk ikut.

“Tidak benar kalau K2 dilarang untuk ikut seleksi CPNS selama mereka memenuhi syarat administrasi dan sesuai bidang ilmu yang menjadi permintaan formasi,” ucap Malik Nurdin sapaan akrabnya.

Malik Nurdin mengakui jika dirinya cukup sering didatangi K2 untuk menanyakan kepastian bisa ikut seleksi, karena ada informasi yang berkembang, jika mereka tidak bisa ikut seleksi, kecuali mencabut status sebagai K2. “Saya bisa memastikan bahwa tidak ada penetapan mereka harus mencabut status K2 baru bisa ikut seleksi CPNS,” lanjut Malik Nurdin.

Pada kesempatan itu Malik Nurdin juga mengingatkan, untuk 7 formasi yang akan dibuka memang diperuntukkan bagi masyarakat Bumi Pariri Lema Bariri, dimana syarat mutlak harus menunjukan Kartu Tanda Penduduk (KTP). “Bagi yang tidak ber-KTP KSB tidak bisa mengikuti formasi khusus tersebut, “tegas Malik Nurdin.

Formasi khusus itu adalah, formasi Diploma tiga (D3) Perawat, formasi D3 Kebidanan, formasi Strata Satu (S1) Perawat dengan Ners, formasi guru kelas Sekolah dasar (SD), formasi Auditor, formasi pemeriksa pemerintahan dan formasi pelatih olahraga.

Menyinggung soal pengumuman formasi, Malik Nurdin mengakui jika belum dibuka, lantaran sampai saat ini belum ada surat keputusan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tentang tahapan pelaksanaan seleksi. “Tadi pagi (kemarin, red), saya sudah menghubungi BK Diklat provinsi untuk meminta informasi, jawaban yang saya terima masih menunggu Lombok Tengah (Loteng) yang belum keluar formasinya,” terang Malik Nurdin.

Lebih khusus disampaikan Malik Nurdin kepada calon peserta untuk mulai mempersiapkan diri, terlebih mempelajari sistem tata cara pelaksanaan seleksi CPNS, dimana sudah termuat dalam website Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tentang simulasi pelaksanaan seleksi CPNS. (Kimt)

Don`t copy text!